Home / Berita / Tigerhead, Unjuk Aksi dalam Musik dan Seni
image

Tigerhead, Unjuk Aksi dalam Musik dan Seni

Ade Purna Puspita

Pijar, Medan. Divisi Minat dan Bakat (Mikat) Ikatan Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi (Imajinasi) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), menyelenggarakan acara bertajuk Tigerhead, Let’s Roar and Roll. Adapun acara yang bertempat di atas atap (Rooftop) Gedung E FISIP USU ini berlangsung pada tanggal 2 Oktober 2016, dari pukul 17.00 WIB hingga selesai.

Rooftop FISIP USU yang awalnya kosong tidak tertata, disulap menjadi venue acara yang menarik. Dinding-dinding yang awalnya polos sudah dipoles dengan berbagai lukisan artistik seperti mural, sketsa bahkan doodle. Kursi rongsokan diubah menjadi dekorasi panggung yang artistik, ornamen lampu-lampu kecil dan dekorasi berupa gantungan kertas warna-warni yang menambah kesan ceria dari acara. Meski sempat terhambat oleh hujan yang mengguyur sore hari, tidak menyurutkan semarak meriahnya acara ini.

Acara diisi dengan berbagai kegiatan positif, yaitu adanya rekrutmen terbuka dari berbagai UKM di Ilmu Komunikasi, food-bazaar, pertunjukan seni seperti fotografi, murals, lettering, stand up-comedy, hingga live music band yang menampilkan band-band Ilmu Komunikasi seperti Lini Masa, Retired, Tumben Band dan banyak lagi. Acara ini dimaksudkan agar mahasiswa Ilmu Komunikasi berani menunjukkan bakatnya di bidang seni dan musik. Selain itu acara ini juga dimaksudkan agar mahasiswa Ilmu Komunikasi bisa mengenal satu sama lain baik senior maupun juniornya sehingga tidak ada batas dalam pertemanan.

Sastra Ramanda selaku ketua panitia menungkapkan bahwa nama Tigerhead sendiri artinya kepala harimau yang dimaksudkan agar anak komunikasi berani unjuk kebolehan layaknya seekor harimau yang gagah berani. “Tagline Roar yang artinya auman dimaksudkan agar anak komunikasi berani ‘mengaum’ dalam menampilkan bakatnya, Roll sendiri kami ambil dari Rock and Roll mengingat acara ini lebih ke event live music band oleh anak-anak komunikasi sendiri,” tandas Sastra.

Hilfani Shaliha, Ketua Umum Imajinasi mengungkapkan, “Acara seperti ini kan baru pertama kali diadakan dan menurutku sukses dalam pelaksanaannya. Semoga tetap berlanjut sampai seterusnya.”

Sementara Fahrurreza selaku Ketua Divisi Mikat Imajinasi, optimis melihat animo mahasiswa yang hadir pada acara. “Maunya sih acara Tigerhead diadakan dalam kurun waktu 3 bulan sekali sehingga ini bisa menjadi acara tetap mengingat respon positif dari anak komunikasi sendiri,” ungkapnya.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto : Titiknol.co.id

KILAS BALIK PERISTIWA KONFERENSI ASIA AFRIKA PADA 18-25 APRIL 1955

Pijar, Medan. Pada tanggal 18 April hingga 25 April 1955, catatan sejarah nasional Indonesia menandai sebuah peristiwa sejarah yang terjadi di Gedung Merdeka, Bandung, sebuah konferensi antara Negara-negara Asia dan Afrika, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. Konferensi yang bertujuan untuk menjalin kerjasama ekonomi dan melawan kolonialisme dari para Negara imperialis ini disebut sebagai Konferensi Asia Afrika.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *