Home / Hiburan / Film / Insane, Kisah Kelam di Balik Buku Harian

Insane, Kisah Kelam di Balik Buku Harian

Sumber foto : google.com

Thiara Figlia Chandra

Pijar, Medan.  Insane atau Come Watch Me merupakan film yang cukup menjadi primadona di Box Office Korea Selatan tahun lalu. Sejak ditayangkan, film ini sukses menjadi film yang masuk jajaran lima besar di bioskop. Film yang bergenre mystery-thriller ini dirilis pada tanggal 7 April 2016. Film ini mampu menggeser posisi Batman vs Superman: Dawn of Justice ke posisi keempat dengan menghasilkan 2,6 juta dolar AS. Disutradarai oleh Lee Chul Ha, penonton berhasil hanyut dengan kisah seorang gadis yang malang, namun dengan akhir cerita yang mengejutkan.

Menceritakan tentang seorang produser acara TV yang menemukan buku harian Soo A beberapa tahun lalu. Buku itu dikirimkan oleh seseorang yang tidak diketahui. Membuat Na Nam Soo penasaran dan ingin menguak isi buku harian tersebut. Berawal pada saat syuting untuk acara pemburuan hantu, mereka menemukan korban selamat dari insiden kebakaran rumah sakit jiwa beberapa tahun lalu. Setelah mereka sadar bahwa korban selamat itu adalah sosok yang diceritakan di buku harian Soo A, mereka yakin bahwa kisah di buku harian itu nyata.

Kang Soo A, seorang gadis yang diculik beberapa tahun  lalu. Ia dibawa paksa ke rumah sakit jiwa. Disana ia menderita karena ia diperlakukan seperti orang gila. Soo A juga sering diperlakukan dengan kasar dan dipaksa minum obat penenang. Pemilik rumah sakit jiwa tersebut ternyata adalah mitra bisnis Kang Byeong Joo, ayah tirinya Soo A yang dengan sengaja memasukkan Soo A kesana karena persoalan harta warisan.

Na Nam Soo mulai melakukan pencarian terhadap keberadaan Soo A sekarang. Ia pun menemukannya, sekarang ini Soo A adalah tersangka terhadap pembunuhan ayah tirinya. Pembunuhannya terjadi di hari yang sama saat kebakaran rumah sakit jiwa tersebut. Nam Soo melakukan wawancara beberapa kali terhadap Soo A. Hingga diketahuilah bahwa ayah tiri Soo A yang merupakan kepala polisi ternyata telah banyak melakukan tindakan keji yang ilegal. Sementara rumah sakit jiwa itu juga merupakan tempat perdagangan organ tubuh manusia. Pasien yang tidak memiliki sanak saudara akan dikirim ke ruang bedah dan tidak pernah kembali. Mengetahui hal yang sangat mengejutkan ini, Nam Soo berniat memberitahu ke publik siapa itu sebenarnya Kang Byeong Joo.

Sampai di bagian akhir, penonton akan dikejutkan dengan ending twist yang menimbulkan persepsi ganda. Akhir film ini disajikan benar-benar dapat mengubah seluruh alur cerita yang tak diduga.

Kang Soo A dan Nam Soo yang diperankan oleh Kang Ye Won dan Lee Sang Yoon berhasil memikat hati penonton dengan acting mereka yang luar biasa. Kang Ye Won masuk nominasi Penghargaan Grand Bell untuk Aktris Terbaik. Selain itu, Lee Sang Yoon juga berhasil masuk nominasi Penghargaan Grand Bell untuk Aktor Pendatang dan Penghargaan Blue Dragon untuk Aktor Pendatang Baru Terbaik.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: http://ambon.tribunnews.com/

Sorai, Lagu Pekikan Kebahagiaan

Merelakan kepergian seseorang yang pernah ada dalam hidup ini merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Kata-kata perpisahan juga sulit untuk diungkapkan, karena biasanya berbentuk ungkapan kesedihan yang sangat mendalam ketika kita harus berpisah dengan orang yang pernah kita sayangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *