Home / Sosok / Nikmati Pesona Dunia dengan Menulis

Nikmati Pesona Dunia dengan Menulis

Sumber foto : Mymoyi

Citra Relitna Ginting

Pijar, Medan. Menulis merupakan suatu keberanian, keberanian untuk tidak takut salah. Menulis merupakan cara mengungkapkan perasaan yang tak mampu diuraikan lewat kata-kata. Menulis merupakan suatu hal yang menyenangkan baginya, mengabadikan segala sesuatu anugerah Tuhan yang indah adalah hobinya. Membidik gambar-gambar yang indah sungguh sangat disayangkan bila tidak dapat ditulis olehnya. Dengan menulis ia dapat mengabadikannya. Mollyta Mochtar, anak pertama dari tiga bersaudara yang dilahirkan dan  dibesarkan di kota Medan, Sumatera Utara. Namun ia hijrah dan mengenyam pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Departemen Manajemen Universitas Islam Bandung. Memulai menulis sejak masih Sekolah Dasar (SD) dengan mengikuti lomba mengarang tingkat SD dan lolos mewakili sekolah Yayasan Pendidikan Harapan (Yaspendhar) hingga tingkat kabupaten, namun sangat disayangkan karena gagal bersaing untuk lolos mewakili kotamadya Medan pada saat itu.

Tahun 2014 merupakan tahun awal baginya untuk kembali memulai menulis. Dengan menjadi Lifestyle Blogger hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi Full Time Blogger. Sosok yang biasa disapa Molly mulai kembali menulis berbagai inspirasi yang di milikinya. Lifestyle Blogger adalah ketertarikannya terhadap hal-hal yang berkaitan dengan gaya hidup, ia juga senang membidik gambar sehingga ia memiliki stok gambar yang banyak dari hasil travelingnya selama ini. Sungguh sangat disayangkan bila gambar hasil bidikan hanya dipublikasikan lewat media sosial. Hingga akhirnya sang suami tercinta menyarankan ide agar Molly membuat blog dan menyalurkan segala inspirasinya di blog tersebut. Tak terasa sudah hampir tiga tahun dirinya menjadi seorang Lifestyle Blogger karena basic menulis yang sudah ada pada dirinya.

Pilihannya sebagai Lifestyle Blogger merupakan suatu ketertarikan dalam mengamati hal-hal yang berkaitan dengan gaya hidup, dikarenakan senang membaca majalah-majalah Lifestyle sejak dulu. Akhirnya Molly merasa cocok dan lebih pas dengan genre Lifestyle untuk memulai aktivitas ngeblog yang telah digandrunginya hingga saat ini. Ada empat topik utama yang selalu menjadi bahasan di blog miliknya yaitu Traveling,  Kuliner, Fotografi dan sedikit tentang Kecantikan (karena dirinya pernah memiliki usaha salon kecantikan). Namun, konten terbanyak yang menjadi bahasan di blog miliknya masih tentang Traveling dan juga Kuliner. Tujuan Molly sebagai seorang penulis Lifestyle Blogger ialah ingin membagikan pengalaman dan sedikit ilmu untuk siapapun yang membaca blog miliknya.

Traveling yang telah menjadi hobinya sejak dulu, biasa dilakukannya bersama dengan sang suami dan sebelumnya Molly sering melakukan traveling bersama dengan keluarga sejak masih kecil. Namun, belakangan ini ia mendapatkan kesempatan traveling bersama dengan teman-teman barunya sesama blogger.

Pada Desember, 2014 Turki menjadi sebuah kunjungan destinasi yang sangat menarik baginya. Negara yang penuh pesona indah dan memiliki sejarah panjang yang menarik telah menggoda hatinya untuk menuliskan tiap-tiap momen disana.

Molly memiliki banyak prestasi seperti mendapatkan penghargaan dari komunitas Blogger Medan. Di tahun 2016 mendapatkan dua Award sebagai Blogger ter-Blogwalking serta Blogger terinsipirasi. Baru-baru ini pada 2nd (second) Anniversary Blogger Molly lagi-lagi mendapatkan penghargaan sebagai Blogger wanita ter-Hits. Dari sekian banyak penghargaan yang dicapai oleh sosok Molly, penghargaan yang paling berkesan baginya yaitu menjadi salah seorang pemenang Writing Competition yang diadakan oleh YukMakan.com dengan wisata ke Thailand. Trip gratis ke Bangkok dan Hua Hin 4D3N pada tanggal 18-21 Februari 2017 silam pun dilaluinya karena penghargaan yang didapatkannya.

“Bisa mencicipi tiga kali jalan-jalan gratis itu menjadi pencapaian terbaik menjadi seorang blogger selama ini. Karena aku nggak punya latar belakang jurnalistik sama sekali dan ngeblog secara secara otodidak, semua pencapaian rasanya menjadi berkah tersendiri,” tuturnya di sela-sela wawancara via WhatsApp.

Lika-liku maupun suka-duka tentu dilalui oleh Molly, duka yang tentunya pasti dirasakan oleh para penulis. Yaitu ketika sedang ngestuck atau mampet ide, namun dikejar-kejar deadline menulis atau semacam review tertentu dari sebuah brand. Duka selanjutnya yaitu hingga sampai saat ini Molly masih belum mempunyai buku sendiri untuk diterbitkan, dan hal itulah cita-cita yang harus dicapai olehnya. Walaupun ada duka yang terjadi lebih banyak suka yang dialaminya dengan menjadi seorang Lifestyle Blogger, diantaranya mendapatkan banyak kenalan baru dari bermacam latar belakang dengan begitu bisa belajar banyak dari mereka yang ahli di bidangnya masing-masing. Mendapatkan kesempatan baik seperti diundang ke acara brand hotel, diundang menjadi narasumber dan Speaker di beberapa acara.

Namun, adakah penyesalan pada diri Molly menjadi seorang penulis? “Menjadi seorang penulis atau tepatnya Blogger tidak pernah ada penyesalan sedikitpun yang saya rasakan. Selalu merasa beruntung karena bisa nyemplung di dunia yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan untuk di seriusin. Sebab ngeblog awalnya hanya sebuah keisengan yang mana lama-lama mendapatkan banyak manfaat. Hingga akhirnya di seriusin dan mudah-mudahan tetap konsisten untuk tetap menulis,” ungkapnya. Hingga saat ini molly masih tetap aktif menulis di media blog pribadinya dengan alamat www.mollyta.com.

Harapan serta pesan Molly untuk penulis generasi muda saat ini. “Agar meningkatkan minat membaca, kemudian mencoba untuk menulis sesuatu sesuai dengan karakter dan menjadi diri sendiri. Baik itu mau menjadi penulis fiksi ataupun non fiksi bahkan menjadi seorang Blogger sekalipun. Tidak berhenti belajar, semangat, dan tetap menulis karena ilmu dan pengalaman yang terperangkap dalam diri hanyalah sebuah kesia-siaan, berbagilah lewat tulisan-tulisan milik kita,” tuturnya di akhir wawancara.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Fotografer: Hidayat Sikumbang

Ahmad Fuadi, Penulis Kaya Prestasi

Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna, Rantau 1 Muara, hingga Anak Rantau adalah hasil buah tangan dingin dari seorang mantan wartawan TEMPO. Tangan dingin Ahmad Fuadi mampu meracik cerita-cerita yang berlatar Minang, suku asalnya yang terkenal akan merantau.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *