Home / Berita / Kembangkan Dunia Perfilman Bersama Manu Project Production

Kembangkan Dunia Perfilman Bersama Manu Project Production

By : PRASTA

Prasta USU

Jumat (31/17) Prasta kembali mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati hari Film Nasional yang jatuh pada tanggal 30 Maret. Acara kali ini diadakan dengan tema “Bangga Film Indonesia” dengan pemateri dari Manu Project Production. Dilaksanakan di ruang sidang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), acara ini disambut antusias oleh peserta.

Acara ini diisi dengan sesi pemutaran 4 film pendek oleh pihak Manu Project Production. 3 diantaranya merupakan film karya Manu Project Production sendiri yang berjudul Mamillit, Aku, dan Torop serta sebuah film berjudul our school our life.  Peserta yang didominasi oleh mahasiswa ini sangat antusias menyaksikan film yang di tayangkan tersebut.

Setelah pemutaran film acara dilanjutkan dengan sharing session bersama CEO Manu Project Production yaitu Manu Ginting. Manu Ginting merupakan dosen sebuah perguruan tinggi di Kota Medan serta seorang produser program di salah satu stasiun televisi. Dalam acara sharing session ini banyak motivasi dan pengetahuan yang diberikan oleh Manu Ginting terutama dalam dunia perfilman. “Jikalau kita membuat sebuah film, lalu yang menilai orang-orang yang dekat dengan kita. Berarti nilai film kita bagus karena karena mereka dekat dengan kita. Nilai film itu yang nilai bukan kita, tapi nasional,” ungkap bang Manu Ginting.

Selesai sharing session, acara kembali dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Banyak yang bertanya kepada Manu Ginting. “Bagaimana caranya membuat film bagi para pemula dan tidak mempunyai alat yang memadai?” ujar salah satu peserta.

“Jangan takut, kan sekarang udah ada smartphone. Itu bisa kita gunakan untuk membuat film. Atau dengan kamera biasa juga bisa. Gunakan apapun yang menurut kita bisa membantu. Tuangkan semua yang kita fikirkan ke dalamnya, karena film merupakan representasi mimpi. Maka dari itu, jangan pesimis karena kita pemula kita tidak bisa membuat film. Kamu rekam orang yang pagi-pagi lari mengejar angkot, atau rumput bergoyang yang ditiup anginpun sudah bisa kamu jadikan film,” ujar Manu Ginting.

“Konsep acaranya sangat bagus, banyak informasi dan pengetahuan juga yang kita dapatkan dari acara ini. Materi yang disampaikan oleh Bang Manu Ginting pun bagus. Apalagi humor-humornya tadi. Membuat semua orang terhibur,” ungkap Lila Rahmi, salah satu peserta acara diskusi film.

 

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: Panitia Acara

Waspada Gelar Belanja Bersama Anak Yatim

Program Belanja Barang Yatim Piatu ini mengambil lokasi pasar tradisioanl sekaligus sebagai bentuk usaha memajukan pedagang kecil muslim. Sementara, pendamping dengan mengait komunitas dilakukan agar semangat berbagi bisa ditularkan kepada para anak muda yang tergabung dalam komunitas tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *