Home / Berita / Mengevaluasi Kawasan Tanpa Rokok dalam Kegiatan Diskusi Publik Bersama FKM
mediapijar.com

Mengevaluasi Kawasan Tanpa Rokok dalam Kegiatan Diskusi Publik Bersama FKM

Putri Arum Marzura

Pijar, Medan. Dalam satu batang rokok terkandung sekitar 7.000 zat kimia, dan 200 jenis diantaranya bersifat karsinogenik. Zat tersebutlah yang dapat merusak gen dalam tubuh sehingga memicu terjadinya kanker seperti Kanker Paru, Emfisema, dan Bronkitis Kronik. Ada juga kanker lain, seperti Kanker Nasofarings, Mulut, Esofagus, Pankreas, Ginjal, Kandung Kemih, dan Rahim. Dengan bahaya penyakit yang diakibatkan oleh rokok, maka salah satu solusinya adalah dengan mengadakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

PEMA FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) USU mengajak mahasiswa untuk bersama-sama mengevaluasi Kawasan Tanpa Rokok dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada Selasa (7/06). Dengan tema “Realita KTR di Rumah Cendikiawan,” acara ini bertujuan agar mahasiswa mengerti tentang kebijakan KTR.

KTR sendiri adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau memproduksi, menjual, mengiklankan, dan mempromosikan produk tembakau. FKM satu-satunya wilayah yang menjadi kawasan pertama dengan penerapan KTR dari tahun 2014. Sedangkan menurut PERDA pada nomor 3 tahun 2013 di Kota Medan, bahwa “Perguruan tinggi sudah tidak diperbolehkan lagi merokok dikawasan perkampusan. Tetapi dengan adanya kebijakan ini tetap saja  masih ada yang merokok di Kampus,” ujar Arif selaku Ketua Panitia.

Acara yang diselenggarakan di Wisma USU ini pun mendapat kata sambutan dan pemberian materi dari Wakil Rektor, Dinas Kesehatan, Dekan FKM, Yayasan Pusaka, dan dihadiri oleh PEMA sekawasan USU. Ada juga Himpunan Mahasiswa yang ada di USU serta Stikes-Stikes yang berisi kegiatan diskusi antara pemateri dengan audiens. Pada awalnya, acara KTR ini diselenggarakan pada tahun 2013 dan selalu konsisten diadakan setiap tahun sampai sekarang.

Suasana diskusi dalam acara Landasan Kegiatan Diskusi Publik "Realita KTR di Rumah Cendekiawan" di Wisma USU, (Selasa, 6/6). (Fotografer : Putri Arum Marzura)
Suasana diskusi dalam acara Landasan Kegiatan Diskusi Publik “Realita KTR di Rumah Cendekiawan” di Wisma USU, (Selasa, 6/6).
(Fotografer : Putri Arum Marzura)

Tidak hanya mendengarkan materi dari para pemateri saja, kita juga mendapatkan sebuah materi dalam bentuk hardcopy yang dibagikan kepada para peserta. Pada hardcopy tertulis lengkap bagaimana peraturan daerah yang ditetapkan, undang-undang, dan bagaimana penyidikan terhadap kasus-kasus yang ada. Para peserta sangat terbantu dengan adanya makalah ini karena dapat lebih memahami bagaimana isi dari diskusi publik tersebut.

Dengan terselenggaranya acara ini, Arif selaku Ketua Panitia berharap untuk kedepannya kita harus lebih menaati kebijakan yang telah dibuat oleh PERDA bahwa di Perguruan tinggi itu tidak diperbolehkan ada perokok, terutama untuk di kawasan USU sendiri. Semoga untuk kedepannya nanti, di kawasan perguruan tinggi ini aman dan bebas dari asap rokok yang mengganggu lingkungan serta kesehatan orang lain.

 

 

Redaktur Tulisan : Maya Andani

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

mediapijar.com

Talkshow Jurnalistik: Siapapun Bisa Jadi Jurnalis

Lembaga Pers Mahasiswa Kreatif Universitas Negeri Medan (UNIMED) mengadakan Talkshow Jurnalistik, Sabtu (18/11).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *