Jumat, 28 Juli 2017
Home / Hiburan / Zvara: Jawaban dari Suara Kerinduan
Zvara
Zvara

Zvara: Jawaban dari Suara Kerinduan

Claire Publisher

Nama Zvara tampaknya sudah tidak asing di telinga anak muda Kota Medan, terbukti dengan jam terbang yang cukup tinggi. Zvara sebuah band asal Medan dengan genre Pop-Alternatif, band yang beranggotakan Mitra Hutagalung (Piano/Keyboard/Synthesizer), Dwi Prasetya (Bass), Bio Satrio (Drum/Sequence) dan Egga Novalito (Vocal/Add Keyboard) ini terbentuk pada tahun 2016. Merupakan evolusi dari band Pop-Jazz yang bernama Meet N Greet, seiring berjalannya waktu Meet N Greet terpaksa bubar dikarenakan beberapa hal. Pada tahun 2016, Meet N Greet secara resmi berganti nama menjadi Zvara tidak hanya nama mereka juga mengganti aliran musik.

Pada formasi ini, Zvara sudah mendapat kesempatan melakukan live performance pada beberapa event besar di dalam kota, di antaranya Pekan Raya Sumatera Utara, Road Show Mata Najwa On Stage dan Sibolangit Music Camp Fest. Bukan hanya itu, band ini juga sering menjadi pengisi diberbagai acara Porseni maupun seminar di Kota Medan.

Menjadi pengusung genre Pop-Alternatif yang kian digandrungi oleh beberapa khalayak saat ini, perlahan membawa nama Zvara kian akrab di telinga masyarakat kota Medan. Terlebih lagi karena band ini sudah merilis dua buah single, yang berjudul “Menunggu Suara” dan “Sosok Merah”.

“Menunggu Suara” dirilis pada akhir tahun 2016. Single ini bercerita tentang sesosok wanita, yang mewakili suara kerinduan akan vacumnya Meet N Greet, mencari dan pada akhirnya berhasil menemukan kembali Meet N Greet namun dengan wajah yang baru yang dinamakan Zvara.

Band ini menghadirkan sosok gadis bernama Claresta Haniyah Rambe sebagai tokoh utama di dalam video clip dari single pertama mereka. Alasan Zvara memilih Clara karena gadis ini cukup tenar di Kota Medan dan cocok untuk pemasaran single pertama. Adapun  kendala yang mereka hadapi dalam pembuatan video clip ini adalah mengalami sedikit kesusahan ketika harus mengumpulkan figuran sebanyak 20 orang dan banyaknya pengulangan karena band ini menggunakan visual edit yang cukup rumit.

Adapun single kedua dari Zvara yang berjudul “Sosok Merah” baru saja dirilis pada April 2017. Lagu ini bercerita tentang pengalaman seseorang yang berulang kali bermimpi dihantui oleh wanita bergaun merah, namun pada akhirnya ia pun bangun dari mimpinya dan tersadar bahwa pada kenyataannya ia dan wanita tersebut tidak bersama. Dalam penyajian visualnya, Zvara menghadirkan sosok wanita dengan gaun merah dan pengambilan gambar yang cukup sederhana namun tetap terlihat menarik.“Sosok Merah” sudah beberapa kali dibawakan Zvara pada saat manggung di acara live music maupun acara pentas seni yang diadakan oleh berbagai sekolah di Kota Medan.

Zvara berharap adanya respon positif yang membangun dari masyarakat Kota Medan terhadap single kedua mereka dan juga terlebih pada Band Zvara. Merasa belum cukup dengan kedua single mereka, kabarnya Zvara sedang dalam proses pembuatan single ketiga yang akan dirilis secepatnya.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Pusat Pengkajian Komunikasi Massa (P2KM), Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Check Also

Sumber gambar : wall.alphacoders.com

Wonder Woman: Kebangkitan Perfilman DC Comic

Film ini mengambil latar di perang dunia pertama atau sering disebut “The Great War”.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *