Home / Hiburan / Hi-Vi – Remaja : Deskripsi Indah Masa Remaja

Hi-Vi – Remaja : Deskripsi Indah Masa Remaja

Source : Youtube HiVi!

 “Masa Remaja adalah masa terindah dan penuh kesempatan. Manfaatkan, investasikan, dan kenang masa remaja kita semua dengan baik.”- Hi-Vi

Rere Reviansyah

Pijar, Medan. Semenjak Dalila Azkadiputri meninggalkan grup musik Hi-Vi pada Maret 2016, banyak yang mengira pamor Hi-Vi akan masuk pada masa terburuk. Dalila Azkadiputri atau yang sering dipanggil Dea ini merupakan pusat perhatian pada lagu lagu Hi-Vi lewat suaranya yang indah dan khasnya sejak tahun 2009.

Setelah Dea memutuskan untuk keluar dari grup Hi-Vi, Ezra Mandira, Febrian, Ilham Aditama merombak semua komposisi Hi-Vi. Dan pada tahun 2016 pun, Hi-Vi memperkenalkan vokalis baru mereka yaitu Nadhia Aleida yang debut lewat lagu ‘Pelangi’ dan banyak orang yang takjub pada suara Nadhia Aleida yang syahdu dan polosnya dan akhirnya Hi-Vi mulai merilis berbagai lagu seperti Siapkah kau tuk jatuh cinta lagi, Pelangi, Mata ke Hati. Dan pada tanggal 27 Maret 2017 lalu resmi Merilis Album mereka yang bertajuk ‘Kereta Kencan’ dengan 9 lagu pada album mereka tersebut.

Setelah album ‘Kereta Kencan’ resmi dirilis pada Maret 2017 lalu, Hi-Vi kembali merilis salah satu lagu pada album mereka yang bertajuk ‘Remaja’. Lagu yang terdengar catchy ditambah dengan pilihan nada yang membangkitkan jiwa raga Cinta.

Sang pemilik hati

Rela menanti sejak terbit mentari

Tak sadar tuk berbagi segala isi dihati jayakan sanubari

Dan bercumbu diujung hari

Mengisahkan cerita tentang bagaimana indahnya masa Remaja. Rasa keinginan untuk kembali ke masa Remaja yang dipenuhi oleh cerita cinta. Dalam pemilihan lirik, tergolong memiliki makna yang tersirat pada lagu tersebut. Penyusunan liriknya juga terlihat indah apabila didengar saat hati sedang gembira ataupun sedang jatuh cinta.

Dari jejak lagu lagu Hi-Vi yang dulunya lebih kepada lirik yang tergolong malu malu, sekarang grup Hi-Vi tumbuh dengan lirik lirik yang lebih Dewasa dan memunculkan segala problematika pada setiap liriknya. Dan semenjak datangnya personil baru Nadhia Aleida sebagai pengganti Dalila. Tak dipungkiri, bukan berniat untuk menggantikan Dalila di grup Hi-Vi, tapi Nadhia Aleida semakin membuat Hi-Vi semakin berwarna.

Indahnya kisah-kasih kita di masa remaja
Di bawah rayu senja kita di madu bermanja
Tiada masa-masa yang lebih indah dari masa remaja
Seakan dunia, milik berdua

Penggalan reff tersebut semakin menggambarkan keindahan masa masa remaja yang dipenuhi oleh cinta yang bersemi, memadu kasih diantara senja adalah hal yang paling membahagiakan saat masa remaja. Hal ini juga merupakan sebuah kisah nyata dari Orang Tua Ezra yang merupakan salah satu personil dari Hi-Vi yaitu Bapak Radian Sugandi dan Ibu Dina Mariana. Dan pada video klip yang rilis 10 Oktober 2017 lalu merupakan video klip khusus yang dipersembahkan untuk hadiah ulang tahun pernikahan Ayah dan Ibu Ezra yang usia pernikahannya genap berumur 27 Tahun. Makna pada video klip tersebut juga merupakan bagian dari kisah hidup kedua orang tua Ezra yang ingin mengingat kembali masa mudanya. Dan uniknya, video klip ini dibuat dengan smartphone. Para produser dalam hal ini sangat memanfaatkan perkembangan teknologi dalam mengerjakan video klip ini.

"Terdapat keunikan dari video klip Hi-Vi - Remaja ini, semua potong video diambil menggunakan smartphone yang di Produseri oleh SYN Films" Source : Youtube HiVi
“Terdapat keunikan dari video klip Hi-Vi – Remaja ini, semua potong video diambil menggunakan smartphone yang di Produseri oleh SYN Films”
Source : Youtube HiVi

Mungkin sebagian sobat Pijar pernah merasakan indahnya masa Remaja. Tak hanya kisah asmara yang bisa rasakan indahnya, banyak hal yang dapat kita temukan pada masa Remaja seperti menemukan teman baik yang selalu ada disaat apapun, menemukan kekasih yang selama ini diidam idamkan, hingga bahagianya masa remaja saat kita menemukan jati diri. Sulit rasanya untuk mengulang masa masa remaja tersebut, kita hanya dapat mengingat masa masa tersebut dalam angan maupun lembaran masa lalu yang mungkin tak akan terulang lagi.

Hati terasa merindu tanpa rasa duka
Berkumandang madu senandung asmara
Kepada yang tercinta
Nada-nada tercipta
Genggam pesona jiwa
Kuserahkan dan kau terima

Dan pada akhirnya, semua itu akan tetap indah pada masanya. Masa dimana saat Remaja adalah hal yang terindah dalam hidup dan tak akan terhenti dalam kenangan seumur hidup. Maka dari itu, hargai setiap nafas kehidupan, berikan arti dalam semua rangkaian indah kehidupan yang tuhan berikan pada kita.

Semoga sobat Pijar mendapat makna yang indah dari lagu ini, seindah masa Remaja kalian. Happy Listening!

“Hati telah terikat, sepasang mata memikat, melambungkan asmara, yang selalu meminta, mengulur senja menanti datang.”

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Source : Google

Onie Daulat : Rumah Akasia #2, Menjemput Impian

Syair tersebut merupakan syair yang tertuang di dalam buku ini. Dimana buku ini juga memiliki banyak kumpulan – kumpulan syair yang bisa membuat sobat Pijar berpikir untuk memaknai dari isi syair – syair tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *