Home / Hiburan / Dan–Sheila On 7 : Kembali Bersinar dan Berpijar

Dan–Sheila On 7 : Kembali Bersinar dan Berpijar

Tesayunida Tebe

Pijar, Medan. Siapa yang tidak kenal dengan Sheila On 7? Grup band Indonesia yang legendaris ini awalnya hanya sekumpulan 6 orang anak SMA yang berasal dari Kota Yogyakarta. Band ini memulai karir pada 6 Mei 1996, dan sukses membuat anak-anak muda di era 2000-an terhipnotis dengan lagu-lagu yang mereka bawakan. Walaupun banyak band pendatang baru di industri musik Indonesia, Sheila on 7 tetap tidak kalah ketinggalan.Bahkan hingga saat ini lagu-lagu mereka masih tetap hits  dan enak didengar ditelinga kita, seperti Sephia, Sampai Jumpa, dan Hari Bersamanya. Bahkan lagu yang kembali hits pada 2017 ini yaitu Dan, soundtrack Film Posesif.

Lagu Dan ini dirilis pada 1999. Walaupun lagu ini terbilang sudah belasan tahun, tetapi masih enak untuk didengar. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang rela melepaskan orang yang ia cintai agar kembali bersinar seperti dulu

Lupakanlah saja diriku

Bila itu bisa membuatmu

Kembali bersinar dan berpijar

Seperti dulu kala

Didalam lagu ini juga menggambarkan bahwa sang tokoh merasapasangannya tidak bahagia dengan dirinya.Ia merasa bahwa pasangannya lebih bahagia tanpanya seperti sebelum bersama dengan dirinya.Ia pun meninggalkan orang yang ia sayangi. Tetapi saat dia melepaskan pasangannya, ia tidak bahagia sama sekali dan ia pun terluka meninggalkan pasangan yang amat ia cintai.

Bukan maksudku, bukan inginku

Melukaimu sadarkah kau

Di sini kupun terluka

Melupakanmu, menepikanmu

Maafkan aku

Bagi kamuyang memiliki pengalaman seperti lirik lagu ini, barangkali merasa bahwa diri kamu adalah mimpi buruk bagi pasangan yang kamu sayangi. Sehingga rela melepaskannya agar ia kembali bersinar dan berpijar seperti dulu kala.

Sheila on 7 memiliki ciri khas dalam membawakan lagu-lagu karya mereka. Lirik yang diciptakan memiliki makna yang mendalam bagi yang mendengarkan.Lagu Dan tidak hanya memiliki lirik yangmenyentuh bagi pendengar,namun lagu ini juga mendapat berbagai penghargaan diindustri musik Indonesia, seperti Panasonic Gobel Award untuk Best Video Clip dan AMI Award untuk Lagu Pop. Dalam Film Posesif, lagu ini juga menjadi soundtrack yang mendukung film ini.

(Redaktur Tulisan: Maya Andani )

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

sumber: goodreads.com

Bumi Manusia, Sumbangan Indonesia untuk Dunia

Kisah Minke bermula ditahun 1898, saat itu dia adalah siswa hogereburgerschool atau biasa disingkat H.B.S (sekolah tingkat menengah pada zaman Hindia Belada). Di sekolah tersebut ia mengaku sebagai orang pribumi, atau sebutan untuk penduduk asli. Namun, semua orang tahu untuk masuk ke H.B.S seseorang harus berasal dari golongan Totok (orang Eropa asli)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *