Home / Hiburan / Buku / Onie Daulat : Rumah Akasia #2, Menjemput Impian

Onie Daulat : Rumah Akasia #2, Menjemput Impian

Source : Google

Judul Buku                  : Rumah Akasia #2 – Menjemput Impian

Penulis                          : Onie Daulat

Jenis                             : E-book

Penerbit Digital          : Pustaka Hanan

Tebal                             : 88 Halaman

Tahun Publikasi         : Januari 2015

Pijar, Medan. Buku Rumah Akasia #2 ini merupakan catatan kedua dari penulis yang menghabiskan hari – harinya di hutan Akasia. Dengan tema “Menjemput impian”,  buku ini mengisahkan tentang bait – bait do’a dan ikhtiar yang dijalani seorang penulis ini sendiri yakni Onie Daulat. Beliau menulis buku ini dalam kehidupannya dimana ia menceritakan tentang kehidupannya dalam menjemput impiannya dengan sabar, ditemani aroma akasia yang tinggi menjulang.

Di dalam buku ini, Onie menceritakan kisahnya bersama Bang, yaitu pria yang selalu diidamankan.

Sayangku, bukankah kita hanya perlu percaya

Meski ada yang mendenda di dalam hati

Kita hanya perlu mengerti tanpa perlu menuruti

Bahwa hati tak hanya satu penghuni

Bahwa hati tak selalu berwarna putih murni

Ya, kita hanya perlu percaya dan memilih nurani.

Syair tersebut merupakan syair yang tertuang di dalam buku ini. Dimana buku ini juga memiliki banyak kumpulan – kumpulan syair yang bisa membuat sobat Pijar berpikir untuk memaknai dari isi syair – syair tersebut.

Di dalam buku ini, Onie tidak hanya menceritakan kisahnya bersama pria idamannya, melainkan juga bersama anak –anak setempat dan tetangga yang bersahaja.

Onie telah berhasil menuliskan apa yang dia rasakan, apa yang dia telah kerjakan dan apa yang akan dia lakukan.

Nah, saat membaca buku catatan harian seorang Onie Daulat ini, sobat juga akan merasakan bagaimana penulis menjalani hari – hari nya yang penuh pernak – pernik kehidupan yang mungkin tidak bisa sobat Pijar alami ditempat sobat saat ini. Sobat juga akan mendapatkan banyak hikmah lewat buku ini.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Source : Google (rollingstone.co.id)

Posesif : Bukan Maksudku Ingin Melukaimu

Tidak cukup sampai disitu, Yudhis juga kerap melakukan tindakan kekerasan pada Lala. Ketidakmampuannya untuk mengontrol emosi, membuat dirinya menjadi ancaman yang berbahaya bagi Lala dan orang di sekitar Lala.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *