Home / Olahraga / Olahraga, Kok Sia-Sia?
Sumber foto www.hellosehat.com
Sumber foto www.hellosehat.com

Olahraga, Kok Sia-Sia?

Shafia Marwah

 

Pijar, Medan. Saat akan menjelang weekend dan libur panjang, tentu sobat Pijar mencari kesibukan atau aktivitas seru untuk mengisi waktu luang. Beberapa dari kita biasanya memilih memutuskan untuk berolahraga, mulai dari jogging, senam, berenang, atau menghabiskan waktu di tempat gym untuk berlatih agar mendapatkan daya tahan tubuh yang baik serta tubuh yang sehat. Bahkan ada yang memilih berolahraga khusus untuk menurunkan berat badan.

Sayangnya, banyak dari kita terkadang lupa karena hanya fokus pada olahraga yang dilakukan saja. Kita lupa untuk memaksimalkan olahraga dan menganggap hanya dengan melakukan lari selama tiga puluh menit secara terus-menerus, maka lemak di tubuh kita sudah banyak terbuang. Padahal, dalam berolahraga kita juga harus melakukan beberapa tahapan agar tidak terjadinya kesia-siaan. Ketika sudah berlelah-lelah olahraga, kita tentu ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk itu, ada beberapa hal yang patut kita perhatikan sebelum melakukan rutinitas olahraga.

Jangan pernah lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal sederhana ini ternyata penting untuk menurunkan resiko dari cedera. Kita juga harus memberi asupan yang cukup untuk tubuh sebelum berolahraga. Bukan berarti karena ingin berolahraga kita malah mengurangi porsi makan dengan berlebihan, atau malah memilih untuk tidak makan yang justru mendatangkan penyakit bagi kita.

Fatalnya ketika sedang berolahraga, kita juga sering melakukan aktivitas makan. Hal ini salah dan benar-benar menjadikan olahraga yang dilakukan tidak ada manfaatnya. Dalam berolahraga, dianjurkan untuk tetap makan namun hal tersebut dilakukan sebelum berolahraga.

Apabila kurang tidur, kita sangat tidak dianjurkan untuk berolahraga. Hal ini akan menjadikan olahraga tidak maksimal. Yang ada hanya lelah yang datang di penghujung olahraga. Yang paling sering kita lakukan ketika berolahraga adalah bermain ponsel serta mengobrol berlebihan dengan orang lain. Hal ini dapat menghancurkan efek singkat dari latihan yang awalnya dilakukan. Jangan sampai metabolisme tubuh atau pembakaran lemak terlanjur menurun karena kita melakukan dua hal tersebut.

Jangan lakukan olahraga berlebihan atau terlalu lama. Olahraga tidak dapat dipaksa dengan keras dalam waktu singkat. Alangkah lebih baik melakukannya dalam jangka waktu panjang namun rutin. Supaya olahraga tidak sia-sia, sangat dibutuhkan komitmen dan tujuan utama. “Kalau dalam melatih daya tahan itu harus rutin melakukan kegiatan olahraga nya, kalau kita tidak melakukan kegiatan itu selama 3×24 jam, maka olahraga yg kita lakukan tadi tidak berguna sehingga kita harus mengulang dari nol kembali,” kata Jaya Kesuma Hutagaol, salah satu mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Olahraga, Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Jadi, buat kalian yang serius olahraga dan tidak mau olahraga yang dilakukan sia-sia, ayo perhatikan beberapa tips di atas. Jangan lupa tetap minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah berolahraga. Olahraga ringan yang hanya mengeluarkan sedikit keringat pun dapat menyebabkan dehidrasi ringan.

Pastikan semua sudah terencana dengan baik, apa yang akan dimakan sebelum dan sesudah berolahraga, dan seberapa besar komitmen kita untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Selamat Mencoba sobat Pijar.

(Redaktur Tulisan: Maya Andani)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

( Sumber gambar : google.com )

Lagi-Lagi Minions, Indonesia Perlu Amunisi Baru

Menggunakan jersey kuning kebanggaan mereka, Kevin/Gideon tampak siap di Final Tahoe China Open 2017 yang menjadi pertemuan ke-7 dan keduanya di kelas super series (19/11).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *