Home / Jalan-Jalan / Ayam Goreng Kalasan, Resep Warisan Nusantara

Ayam Goreng Kalasan, Resep Warisan Nusantara

Akbar Gading Barus/Rifa Alya

Pijar, Medan. Bagi sebagian orang, olahan ayam barangkali menjadi menu favorit mereka saat bersantap makan. Makanan yang satu ini diolah dengan berbagai macam cara, seperti digoreng, direbus, dibakar, dan sebagainya.

Biasanya dari berbagai macam olahan ayam, ayam goreng adalah menu favorit. Tidak heran, menu favorit ini sudah mendarah daging di berbagai restoran di dunia.  Bukan hanya di restoran terkenal, bahkan di rumah makan sekalipun, menu ayam goreng seringkali menjadi menu yang paling diburu ketika makan. Salah satu sajian ayam goreng yang cukup terkenal yakni Ayam Kalasan.

Ayam Kalasan merupakan olahan ayam goreng yang dibuat dengan bumbu khusus. Nama “Kalasan” merupakan nama sebuah daerah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Olahan ini memang khas berasal dari daerah Kalasan, Yogyakarta. Konon katanya, awal mula terciptanya menu ayam ini karena dibuat oleh seorang bernama Mbok Berek. Ia merupakan seorang perempuan yang bernama asli Nini Ronodikromo, dengan nama kecil Nyi Rame. Mbok Berek sendiri merupakan nama panggilan dikarenakan salah satu anaknya yang suka rewel dan menangis menjerit-jerit, yang dalam Bahasa Jawa disebut berek-berek.

Mbok Berek inilah yang menjadi pencetus pertama kali menu Ayam Kalasan. Bermula dari sebuah warung kecil di pinggir jalan, usahanya pun dikenal dan dikunjungi banyak orang. Keturunan Mbok Berek yang mengurusi usaha tersebut mendaftarkan hak paten Ayam Kalasan dengan merek “Mbok Berek” pada tahun 1972. Hal ini karena banyaknya warung lain yang menyajikan masakan yang sama. Dari situlah banyak restoran atau tempat makan yang mencantumkan Ayam Goreng Kalasan di dalam menu mereka saat ini.

Ayam Kalasan ini mempunyai keistimewaan tersendiri, karena terdapat bumbu kremes renyah yang krispi nan gurih di dalamnya. Selain dibuat dengan bumbu khusus, waktu pengerjaannya dibutuhkan sekitar 4 jam untuk proses pengungkepan ayam. saat proses mengungkep ayam, akan ada kaldu yang nantinya dapat digunakan untuk membuat kremesan, yang kemudian dicampurkan dengan tepung kanji dalam satu adonan lalu digoreng setelahnya.

Selain Ayam Kalasan yang menjadi sajian utama, biasanya menu ini juga disajikan dengan tempe dan tahu yang digoreng dengan tepung. Lalu ada lalapan seperti mentimun, daun kemangi, dan irisan kol, serta sebagai pelengkap tak lupa pula terdapat sambal yang dapat dicampurkan supaya rasanya semakin nikmat.

Keunikan kuliner nusantara memang tiada habisnya. Kenikmatan cita rasa kuliner nusantara juga sudah sangat digemari di mancanegara. Tidak heran bila kuliner nusantara masuk dalam jajaran makanan paling lezat di dunia. Ayam Kalasan adalah salah satu contoh keunikan kuliner nusantara yang patut kita apresiasi.

Redaktur Tulisan: Maya Andani

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto : https://www.pictasite.com/post/Be5gvHinljW

Kue Khas Mandailing yang Kaya Manfaat

Alame adalah nama kue dari daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kue ini biasanya disebut juga Dodol khas Mandailing. Makanan tradisional ini sudah sangat popular bahkan hingga ke negara tetangga Malaysia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *