Home / Jalan-Jalan / Jasuke: Jagung Susu Keju

Jasuke: Jagung Susu Keju

Fotografer : Patricia Astrid

Patricia Astrid/Annisa Rahmi

Pijar, Medan. Apa yang ada di benak anda ketika mendengar nama kuliner Jasuke? Sekilas mungkin seperti nama orang yang berasal dari Jepang. Tetapi tidak dengan cemilan yang satu ini. Jasuke adalah singkatan dari Jagung Susu Keju. Cemilan ini berbahan dasar jagung manis yang direbus, kemudian dicampur dengan susu, keju, mentega, dan topping sesuai selera.

Jasuke berasal dari Jawa Barat. Namun keberadaan Jasuke kini sudah bisa ditemukan di kota-kota besar Indonesia. Umumnya, jenis jagung yang digunakan untuk membuat Jasuke adalah jagung import. Hal ini dikarenakan adanya cita rasa manis alami yang berasal dari jagung sehingga membuat Jasuke terasa lebih nikmat. Namun tidak sedikit penjual Jasuke yang menggunakan jagung hawai dan jagung potongan sebagai bahan dasar pengganti jagung import. Penggunaan jagung jenis lain dikarenakan mahalnya harga jagung import di pasaran. Itulah sebabnya sejumlah pedagang mengandalkan jagung lokal yang tidak kalah nikmat sebagai bahan dasar Jasuke.

Di era sekarang, Jasuke tidak hanya disajikan dalam varian rasa keju dan susu saja, melainkan sudah tersedia berbagai jenis rasa, di antaranya rumput laut, pedas, cokelat, dan masih banyak lagi. “Saya paling suka sama rasa cokelat keju, karena cokelat sama kejunya sangat terasa nge-blend nya di mulut,” ujar Sarah, salah seorang penikmat Jasuke.

Banyaknya jenis cemilan yang beredar zaman sekarang ini tidak membuat Jasuke kehilangan popularitasnya, “Jaman sekarang setiap cemilan itu rata-rata mengandung micin, pewarna, dan MSG. Beda halnya dengan Jasuke yang memberi banyak manfaat bagi tubuh,” ucap Putri pedagang Jasuke.

Harga Jasuke relatif murah. Kita cukup membayar sekitar 10-30 ribu rupiah untuk satu porsi Jasuke. Harga yang ditawarkan mungkin akan sedikit berbeda antara Jasuke yang dijual di pinggir jalan dan Jasuke yang dijual di Mall.

Kepopuleran Jasuke telah membawa nama jajanan yang satu ini merambah ke tingkat internasional. Jajanan sederhana ini dapat juga kita temui di negara-negara lain seperti Malaysia, Thailand, Singapura dan masih banyak lagi. Dengan segudang manfaat yang dimilikinya, kita tidak perlu lagi khawatir untuk mengonsumsi jagung. Untuk sobat pijar tidak usah ragu ataupun gengsi mengonsumsi jagung, karena cemilan ini sudah diubah menjadi olahan yang unik dengan tampilan yang kekinian.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Foto: Tribunnews.com

Serba-serbi Takjil untuk Berbuka Puasa

Jual Menu Takjil” tertulis di depan dagangan mereka. Makna sebenarnya dari Takjil sendiri adalah ‘menyegerakan / penyegeraan’. Kata tersebut menyuruh kita untuk menyegarakan kita berbuka puasa jika sudah waktunya, “Segeralah!”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *