Home / Berita / YAC Mengajak Masyarakat Peduli Anak Down Syndrome

YAC Mengajak Masyarakat Peduli Anak Down Syndrome

Fotografer : Yasmin N F

Achmad Syah Galang Ramadhan/Yasmin Nabilah F

Pijar, Medan. Memperingati Hari Down Syndrome Sedunia yang bertepatan pada 21 Maret lalu, Youth Awareness Communnity (YAC) berkolaborasi bersama Coin A Chance  (CAC) mengadakan acara Talkshow and Charity, Sabtu (24/3) di Dapoer Atok, Jalan Amaliun.

Talkshow and Charity ini merupakan talkshow pertama yang diadakan oleh YAC. YAC merupakan sebuah komunitas yang telah berdiri lebih dari dua tahun dan memiliki lebih dari 40 anggota aktif, anggotanya adalah mahasiswa dan pekerja. Komunitas ini bergerak di bidang sosial budaya, pendidikan, kesehatan, dan teknologi. Program utamanya yaitu Charity Fun Trip yang bertujuan untuk megajar anak-anak desa yang berada di daerah pedalaman.

Acara yang dihadiri oleh para orangtua dan anak anak berkebutuhan khusus ini juga turut mengundang dua orang pembicara, yaitu Mastuna Sri selaku Ketua Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) dan Jaeli Christina seorang Media Beauty Influencer, sebagai orangtua yang memiliki anak down syndrome. Mereka memberikan pengalaman dan pengetahuan seputar  anak-anak Down Syndrome.

Sedang berlangsung Talkshow mengenai Anak-anak penyandang down syndrome dalam Acara Talkshow And Charity (24/3). (Fotografer: Yasmin Nabilah Faisal)
Sedang berlangsung Talkshow mengenai Anak-anak penyandang down syndrome dalam Acara Talkshow And Charity (24/3).
(Fotografer: Yasmin Nabilah Faisal)

Down Syndrome merupakan kelainan genetika dimana anak terlahir dengan memiliki jumlah kromosom kurang dari biasanya yang membuat anak tumbuh dengan memiliki keterbelakangan mental dan ciri fisik yang khas. Dengan mengangkat tema “Different But Never Less”, acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan serta mengenalkan kepada orang banyak bahwa anak-anak Down Syndrome meskipun berbeda tetapi mereka juga memiliki kelebihan sendiri.

Mastuna Sri berpesan kepada masyarakat terutama untuk orangtua yang memiliki anak penyandang Down Syndrome untuk lebih ikhlas dan sabar dalam menerima kenyataan. Karena di balik keikhlasan dan kesabaran yang dimiliki orangtua tersebut, pasti akan ada jalan keluar yang diberikan oleh Tuhan.

Adapun rangkaian acaranya, yaitu opening dari presenter, dilanjut talkshow dan tanya jawab oleh penonton, serta beberapa pertunjukan yang dibawakan oleh anak-anak Down Syndrome. Ada juga kegiatan charity oleh CAC, dengan mengutip donasi berupa koin yang nantinya akan disumbangkan kepada Rumah Ceria Medan untuk para anak yang memiliki kebutuhan khusus dan dhuafa.

Untuk kedepannya itu, semoga lebih banyak lagi anak-anak muda yang bisa ikut bergabung ke dalam acara ini supaya lebih mengenal dan peduli terhadap anak Down Syndrome,” ujar Muhammad Marduansyah, selaku Ketua YAC.

Anak yang menyandang down syndrome bukanlah hal yang harus dikhawatirkan bahkan dikucilkan. Mereka layak untuk dikasihi dan disayangi, serta dianggap keberadaanya. Semoga masyarakat semakin sadar bahwa mereka juga memiliki tempat di antara kita.

(Redaktur Tulisan: Maya Andani)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Image 1

428 Tahun Medan Berbudaya dan Wujud Arti Sebuah Keberagaman

Perayaan hari jadi Kota Medan ini memiliki beberapa acara di antara lain workshop yang bertempat di Hotel Santika Dyandra, Medan Carnival, penampilan musik dan tari tradisional, dan tidak ketinggalan lomba design batik khas Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *