Home / Sosok / Ivan Lanin, Si Wikipediawan Bukan KBBI Berjalan

Ivan Lanin, Si Wikipediawan Bukan KBBI Berjalan

Sumber foto: kompas.com

Muhammad Hidayat

Pijar, Medan. Ia bukanlah seorang yang suka memainkan atau sangat ahli di bidang Bahasa Indonesia. Namun, hampir setiap hari ia dihujani pertanyaan-pertanyaan baik yang wajar-wajar saja tentang Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), hingga pertanyaan di luar batas wajar dengan tujuan untuk melucu saja. Dialah Ivan Lanin, seorang pemerhati Bahasa Indonesia.

Berbahasa Indonesa dengan baik dan benar mungkin bagi sebagian kalangan adalah pekerjaan yang menghabiskan banyak waktu. Apalagi saat berselancar di dunia maya. Ada berbagai macam tipe warganet dengan karakteristik masing-masing, dari yang hobi menuliskan kalimat dengan sesingkat mungkin, menuliskan kalimat dengan angka seperti layaknya aljabar pada matetmatika, dan ada yang malah memperumit bahasa agar terkesan edgy, mencampur-adukkan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris.

Namun, jangan coba-coba melakukan itu di hadapan Ivan Lanin. Pria kelahiran Jakarta, 16 Januari 1975 ini memang tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Indonesia. Ia hanyalah lulusan Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun, Ivan Lanin adalah pemerhati Bahasa Indonesia dan juga dikenal sebagai Aktivis Bahasa Indonesia.

Ivan Lanin mulai tergerak hatinya untuk turut serta berkontribusi dalam bidang Bahasa Indonesia. Meskipun ia sadar kemampuannya berbahasa Indonesia masih rendah, tetapi pada 18 Februari 2006, ia mulai mendaftar untuk berkontribusi di Wikipedia. Dengan nama pengguna IvanLannin, ia mulai memberikan kontribusi perdananya dengan menulis artikel tentang Pajak. Sejak saat itu, ia terus-menerus melatih kemampuannya berbahasa Indonesia. Hampir semua buku ia pelajari untuk melatih kemampuannya.

“Saya nyasar ke Wikipedia ketika cari artikel tentang pajak penghasilan. Di versi Bahasa Inggris, artikelnya panjang, bisa sampai tiga kali scroll. Saat pindah ke versi Bahasa Indonesia, artikelnya pendek banget,” kenang Ivan seperti yang dikutip dari detik.com.

Tidak cukup sampai di situ, Ivan bersama 19 kontributor Wikipedia lain mendirikan sebuah perkumpulan Wikimedia Indonesia yang kemudian menjadi mitra lokal dari Wikimedia Foundation. Wikimedia Foundation adalah organisasi nirlaba yang sukses dengan garapan mereka yakni, Wikipedia, Wiktionary, dan Wikiquote.

“Saya Wikipediawan, bukan KBBI berjalan.” Barangkali itulah yang cocok disematkan pada seorang Ivan Lanin. Ia seorang pemerhati tatanan bahasa yang biasa dikenal Grammar Nazi. Dengan segala kerendahan hatinya, ia selalu menjawab kicauan para penggemarnya yang bertanya lewat Twitter di setiap akhir pekan.

Kemampuan Ivan Lanin dalam menganyam kata, membuatnya dipercaya menjadi Google Translation Reviewer pada 2009 lalu. Ia juga telah menerima penghargaan berupa Peneroka Bahasa Indonesia Daring dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sebagai Pembina Bahasa Indonesia 2016.

 

(Redaktur Tulisan: Maya Andani)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber : Dokumentasi pribadi Aisha Anindita

Aisha Anindita, Berprestasi Melalui Bakat dan Hobi

Terlahir dari keluarga yang menyukai seni, Ayah yang suka menyanyi dan bermain musik, serta Ibu yang memiliki bakat melukis, membuat gadis kelahiran 19 tahun silam ini juga memiliki hobi dan bakat yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *