Home / Berita / Medan Vid Fest 2018,Ajang Kreator Berkumpul
image1 (3)

Medan Vid Fest 2018,Ajang Kreator Berkumpul

Siti Halimah

Pijar, Medan. Youtube kini menjadi alternatif pengganti tayangan televisi untuk kita mencari informasi dan hiburan. Banyak video yang disajikan Youtube, seperti video mengenai edukasi, berita, hingga video komedi dan banyak hal lainnya. Video tersebut lahir berkat adanya kreativitas anak muda saat ini hingga tercipta konten-konten yang menarik untuk dilihat. Salah satunya di kota Medan, terdapat banyak kreator berbakat yang dapat kita jumpai salah satunya di Medan Vid Fest.

Acara yang diselenggarakan di Northstar Public House (14/04), mengundang para kreator lokal sebagai pengisi materi seperti, Kamaratas, Ghandynovember, Vitosinaga (Youtubers Medan) dan Wahyu Blahe (founder ceritaMedan). Kegiatan ini bertujuan untuk berkumpul sekaligus berdiskusi mengenai konten yang menarik. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan creator asal Medan, Tulangtio, Samuel Josveniel, Yoppi Tanjung, Wilberttan, Sazstra dan Azisshisha.

Medan Vid Fest merupakan salah satu kegiatan dari Afront Medan, acara ini di hadiri seluruh kreator-kreator dan komunitas yang ada di Medan. Afront Medan adalah wadah bagi kreator-kreator Medan untuk berkumpul. Memiliki empat subcultre (Musik, Fotografi, Visual art dan Movie), komunitas Afron setiap tahunnya menyelenggarakan 10 CoGat (Comunity Getring) dan empat CoCre (Comunication Creation).

Acara yang berlangsung selama lima jam ini, menampilkan kegiatan yang beragam. Tidak hanya sharing session bersama para kreator, terdapat juga games yang menciptakan keakraban sesama kreator berbakat serta menonton bersama konten video dari berbagai kreator yang ada di Medan. Kegiatan ini juga diisi penampilan oleh kreator yang berfokus ke musik.

Penampilan Sazstra saat mengibur pada acara Medan Vid Fast (14/4). (Fotografer: Dita Andriani)
Penampilan Sazstra saat mengibur pada acara Medan Vid Fast (14/4).
(Fotografer: Dita Andriani)

Saat ini wadah bagi kreator di Kota Medan sudah mendukung, namun tidak banyak. Ini alasan mengapa para kreator di Kota Medan belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Adanya acara ini diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat para kreator-kreator di Kota Medan, agar tidak takut bersaing dengan para kreator di Jawa.

“Wadah bagi Kreator di Kota Medan sudah mendukung hanya saja belum sampai keranah nasional. Semoga para kreator-kreator  di Kota Medan makin bertambah, bagi kreator lainnya makin semangat untuk sering upload video,” harap Vito selaku panitia.

Ai perwakilan dari InstameetMedan berpendapat, acara yang di selenggarakan Afront sangat keren, kreatif sesuai dengan tema. Ai sendiri merupakan tamu yang sering mengikuti acara yang di selenggarakan Afront. Ia berharap kedepanya kreator-kreator di Kota Medan harus percaya diri, semakin kreatif untuk anak-anak mudanya dan Afront semakin sering membuat acara kreatif lainnya.

Yovie Armada selaku pengisi acara juga berpendapat, Medan vid fast merupakan acara yang bagus walaupun belum seperti Jakarta vid Fest. “Semoga kedepannya acara ini diharapkan terus dapat di selenggarakan. Kreator di kota Medan ini dulunya belum cukup terwadahi sehingga kreator-kreator banyak yang underground dan membuat para kreator ini tidak kelihatan karyanya. Saat ini sudah ada komunitas-komunitas yang mewadahi. Saya berharap untuk konten kreator di Kota Medan saling membantu dan semakin banyaknya media-media yang ikut serta membantu kreator di Kota Medan agar lebih dikenal lagi”.

(Redaktur Tulisan: Nadia Lumongga Nasution)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

image1 (5)

French Wingz, Nuansa Baru Tarian Hiphop

French Wingz adalah sebuah kelompok tari hiphop yang berasal dari Perancis. Dua lelaki, dua orang asing, dan dua dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *