Home / Olahraga / Indonesia Gagal Merajut Asa

Indonesia Gagal Merajut Asa

Sumber : PBSI / http://m.badmintonindonesia.org

Kartika Oktarija Marito

PIJAR, Medan. Tampaknya Piala Thomas belum ingin pulang ke pangkuan Ibu Pertiwi. Semenjak hengkang dari genggaman Indonesia pada tahun 2004 lalu, Piala Thomas tidak pernah singgahi tanah air lagi. Setelah sebelumnya keluar sebagai juara grup B dan menyingkirkan negeri jiran Malaysia di perdelapan final, Skuat Merah Putih belum mampu menapaki partai final setelah takluk 1-3 dari Tim Thomas Tiongkok di partai semifinal, Jumat (25/5). Kejuaraan beregu putra yang diselenggarakan dua tahun sekali ini dimulai dari tanggal 20-27 Mei 2018 di Bangkok, Thailand.

Permainan dibuka oleh tunggal putra yang mempertemukan antara Anthony Sinusuka Ginting dan wakil Tiongkok, Chen Long. Pada set pertama, Ginting harus tertinggal jauh 5-12 akibat kesalahan-kesalahan sendiri (Unforced Error) yang dilakukannya.

Perlahan tapi pasti Anthony mulai memperkecil ketertinggalan hingga membalik keadaan menjadi 20-19. Sayangnya di poin kritis ini, smash yang dilakukannya ke luar lapangan sehingga permainan harus dilanjutkan dengan deuce poin dan mengharuskan Ginting menyerah di skor 20-22.

Ahsan/Hendra saat berlaga di Partai keempat (Sumber: PBSI / http://m.badmintonindonesia.org)
Ahsan/Hendra saat berlaga di Partai keempat
(Sumber: PBSI / http://m.badmintonindonesia.org)

Saat gim kedua, Ginting sempat melesat jauh dengan unggul 5-0. Tidak tinggal diam, usai interval gim kedua Chen Long mulai mengejar dan menyalip hingga berbalik unggul dengan skor 11-12. Meski mampu meladeni permainan mantan juara satu dunia ini, Ginting semakin tertinggal dan harus terhenti di skor 16-21 untuk kemenangan Chen Long, 0-1 untuk keunggulan Cina.

Pertandingan kedua dilanjutkan dengan menurunkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melawan wakil Tiongkok Liu Cheng/Zhang Nan di nomor ganda putra. Dalam misi menyamakan kedudukan dengan China, Minions harus melakoni laga rubber game (tiga gim) dengan skor 12-21, 21-17, dan 21-15 untuk kemenangan Indonesia. Kedudukan seri 1-1.

Sempat bernapas lega dengan kemengan Kevin/Gideon, Indonesia harus kembali bernapas berat setelah ditundukkannya Jonatan Christie di partai ketiga. Meski terlihat menjanjikan di set pertama, pemain yang kerap disapa Jojo ini belum berhasil sumbang kemenangan untuk Indonesia setelah dibekuk Shi Yuqi melalui tiga gim dengan skor 21-18, 12-21 dan 15-21. Indonesia berada di ujung tanduk dengan dengan keunggulan 1-2 Tiongkok.

Menyisakan dua pertandingan lagi, Skuat Merah Putih diharuskan merebut kemenangan di partai keempat untuk menyamakan kedudukan agar berlanjut ke pertandingan terakhir. Apa mau dikata, keberuntungan belum berpihak kepada Indonesia. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang diturunkan untuk nomor ganda putra belum mampu menahan laju wakil Cina Li Junhui/Liu Yuchen. Meskipun mampu merebut gim kedua, namun The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, tidak mampu rebut kemengan di set ketiga. Pertandingan keempat milik Tiongkok dengan skor 17-21, 21-18, 12-21.

Dengan gagalnya Indonesia menyamakan kedudukan maka terhentilah kiprah Skuat Merah Putih dalam memperebutkan Piala Thomas. Unggul 1-3 atas Indonesia, Cina akan menapaki partai puncak bersama Jepang yang juga berhasil menyingkirkan Denmark, Pemenang Piala Thomas tahun 2016.

(Redaktur Tulisan: Viona Matullessya)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto : tempo.co

ASEAN Autism Games Berlangsung Dua Hari di Indonesia  

Indonesia di tahun 2018 menjadi tuan rumah dalam pesta olahraga akbar se-asia seperti Asia Games 2018 dan Asia Para Games 2018. Tahun ini juga Indonesia turut menjadi tuan rumah dalam pesta olahraga persahabatan se-Asia Tenggara yaitu Asean Autism Games (AAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *