Home / Galeri / Sastra / Kembali Ada
Ilustrasi : Grace Kolin
Ilustrasi : Grace Kolin

Kembali Ada

Nadya Htg

Tadi adalah malam dan nanti adalah pagi.
Berjam-jam tadi dan nanti aku tak terpejam.
Kejam.

Tadi ataupun nanti. Aku tetap di sini.

Sampai kalau aku mampu terpejam.
Maka tadi adalah pagi, dan, nanti adalah malam.
Kelam.

Di perjalanan ingin pulang, aku perlu merasa ngeri.Bulan telah dimatikan. Ditikam ia oleh
pekatmu. Aku pun diizinkan bertanya:

Halo. Bagaimana waktumu?
/ketidak terlalu buruk. Tidak terlebih baik.
Bias sekali sungguh. Tak apa. Perihal kucinta darimu ialah bias.
/jika itu kau dan aku.
Sebegitukah kau mengutukiku?
/hanya dugaan.
Lalu, apa anganmu sebelum sepi?
/aku bukan pengecut.
Satu lagi.
/cedera kau. Aku berharap kembali ada.

Begitu bagiku, untuk apa menceritakan orang yang belum lahir? Setidaknya sebelum aku punya kemampuan dan keberanian untuk menemukanmu kembali.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Ilustrasi : Nadya Anatasya

Tidak, Jangan Lagi.

Suasana di kamar ini lengang. Menyisakan aku dan sekelebat bayang-bayang tentang peristiwa menakjubkan yang baru saja terjadi. Pukul satu dini hari. Aku masih tak dapat tidur. Masih terbawa suasana beberapa jam yang lalu. Telepon genggam ku bergetar.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *