Home / Jalan-Jalan / Kuliner / Kue Khas Mandailing yang Kaya Manfaat

Kue Khas Mandailing yang Kaya Manfaat

Sumber Foto : https://www.pictasite.com/post/Be5gvHinljW

Ainun putri lubis

Pijar, Medan. Alame adalah nama kue dari daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kue ini biasanya disebut juga Dodol khas Mandailing. Makanan tradisional ini sudah sangat popular bahkan hingga ke negara tetangga Malaysia.

Alame yang sangat lembut ini terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan, yaitu tepung beras, pulut beras/ketan, gula merah, santan kelapa, kayu manis, dan tepung terigu. Bahan-bahannya memang mudah ditemukan, tetapi proses pembuatannya tidak semudah yang kita pikirkan. Tradisi memasak Alame biasanya ramai pada saat bulan Ramadan. Alame dijadikan sebagai makanan khas menyambut Idul Fitri. Alame pun menjadi makanan yang tentu ada di setiap rumah warga Mandailing Natal (Madina) pada saat Idul Fitri.

Biasanya para pembuat Alame di daerah Mandailing Natal menjadikan Alame sebagai mata pencaharian, karena Alame sering dijadikan oleh-oleh untuk dibawa ke luar kota. Kemasan Alame biasanya terbuat dari anyaman daun Pandan kering. Hal ini membuat Alame menjadi lebih awet dibandingkan jika dikemas dengan pelastik atau media lainnya. Alame biasanya bisa bertahan hingga dua minggu pada suhu tertentu.

Pengolahan Alame hingga sekarang ini masih menggunakan proses tradisional yaitu dengan memasak semua adonan pada kayu bakar. Kemudian adonan yang dimasak diaduk-aduk sampai mengental. Alame siap disantap ketika sudah mengeras. Biasanya yang memasak Alame adalah ibu-ibu, mereka besama-sama membuat Alame. Hal tersebut pun membuat masyarakat menjadi lebih akrab.

Kekhasan Alame ada pada rasanya yang manis dan juga lengket. Perlu diketahui, Alame memiliki banyak manfaat yang sama dengan dodol lainnya. Kandungan kalori Alame lebih rendah dibandingkan dengan cake. Kandungan kalori Alame seberat 22 gram hanya 71 kalori saja, hal tersebut menjadikan Alame pilihan baik sebagai makanan penutup.

Tidak hanya itu saja, keunggulan lainnya adalah kandungan zat besi pada beras ketan juga lebih tinggi daripada beras putih biasa. Selain itu, kandungan besi organiknya juga lebih mudah diserap. Seiris Alame mampu memenuhi kebutuhan zat besi empat kali lebih banyak daripada septong cake.

Selain itu, kandungan kalsium, niasin, zat besi, karoten, vitamin B1 dan B2 pada Alame juga lebih tinggi daripada cake. Tidak banyak orang mengetahui, kalau rendahnya kadar natrium Alame membuatnya menjadi salah satu makanan yang baik untuk penderita hipertensi.

Harga Alame biasanya dibandrol cukup murah yaitu Rp10000 untuk ukuran yang kecil. Tentu berbeda lagi harganya untuk ukuran yang besar.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

cover

Nasi Goreng, Di Bawah Kolong ?

Nasi goreng adalah salah satu kuliner yang banyak ditemukan di kota Medan. Beda tempat, beda rasa, beda selera. Rasa dari nasi goreng di setiap tempat tentunya memiliki ciri khas yang berbeda. Tak mau kalah dari yang lain, tiap-tiap warung nasi goreng pun membuat cara masing-masing untuk menggoyang lidah pengunjungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *