Home / Sosok / Pak Danan: Hati Sebagai Seorang Guru Mengutamakan Pengabdian Diatas Segalanya
Fotografer: Lucky Andriansyah
Fotografer: Lucky Andriansyah

Pak Danan: Hati Sebagai Seorang Guru Mengutamakan Pengabdian Diatas Segalanya

Akbar Gading

Pijar, Medan. Pak Danan, begitulah sapaan yang biasa dilontarkan mahasiswa kepadanya. Bernama lengkap Drs. HR. Danan Djaja, M.A, Sosok ini memang begitu dikenal hangat dan rendah hati di lingkungan kampus FISIP USU, khususnya bagi mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi.

Mengawali pendidikan tinggi di Universitas Padjajaran, beliau dikenal sebagai mahasiswa aktif dikampusnya, dibuktikan beliau aktif terlibat dalam berbagai kegiatan dan organisasi semasa kuliah. Diantaranya menjadi anggota STIKOM UNPAD, anggota Dewan Mahasiswa, hingga menjadi aktivis HMI. Beliau juga sempat menjadi wartawan Tempo di Bandung meskipun masih berstatus sebagai mahasiswa.

Setelah menyelesaikan pendidikan S-1 pada tahun 1981, Pak Danan sempat bekerja sebagai konsultan PRs di Standard Pectrum Oil of American (Sekarang EXON) di Singapura, ia  menangani masalah keselamatan kerja karyawan pada saat itu. kemudian pada tahun 1983, ia mendaftar pada program PTA (Pengadaan Tenaga Akademik) dan lulus sebagai dosen tetap dan Wakil Dekan pertama di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara.

Sebagai dosen USU, beliau mengambil peran yang cukup sentral. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Biro Humas USU, Kepala Percetakan USU, dan menjadi sosok yang membangun Departemen Ilmu Komunikasi. Ia juga melibatkan diri dalam pembangunan Gelanggang Mahasiswa (GEMA) dan Majalah Universitas. Selain itu, Pak Danan juga bercerita bahwa ia juga merupakan dosen S2 pertama di FISIP. Ia lulus pendidikan S2 Universitas Indonesia pada tahun 1990 dan sempat menjadi calon kandidat S3 di State University Washington pada tahun 1991, namun mengundurkan diri dan memutuskan untuk tidak melanjutkannya.

Pria kelahiran Medan, 09 Nopember 1952 ini memiliki segudang prestasi yang membanggakan. Predikat sebagai dosen teladan tingkat nasional dan dosen terbaik se-ASEAN pernah ia raih. Saat ini, beliau juga masih tergabung dalam Perhimpunan Komunikasi Internasional dan menjadi konsultan diberbagai lembaga.

“Hati sebagai seorang guru mengutamakan pengabdian diatas segalanya. Seorang dosen haruslah berperan menjadi seorang edukator, bukan seorang yang menjadi penentu segalanya. Sebuah perkuliahan yang baik adalah terciptanya hubungan yang bersinergi. Kebebasan dikampus haruslah dikembangkan. Dosen bukan lagi penentu segalanya. Kreatifitas mahasiswa butuh untuk dikembangkan secara mendalam. Saat ini Universitas lebih banyak bersifat pada administrasi edukasi daripada tanggungjawab morir untuk mengembangkan ilmu,” jawab beliau dengan jelas ketika ditanya perihal menjadi seorang dosen.

Bagi seorang Pak Danan, mahasiswa adalah akses, akses bagi dirinya sendiri dan juga akses bagi universitas. “Ketika mengajar didepan kelas itu masalah hati. Kenapa? Karena kita berbagi pengalaman dan informasi. Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang menghilangkan batas-batas. Tapi kewajiban saling menghargai harus tetap ada,” tuturnya.

Kini, hampir 30 tahun baginya mengabdi dan berbagi sebagai seorang pendidik. Tibalah saat nya ia memasuki masa perpisahan purna bakti. Lika-liku mengajar dalam kehidupan kampus sudah sangat lekat padanya. Sosok yang mengembangkan aliran positifisme ini kental dengan sikap dan tauladannya sebagai tenaga pengajar. Menjadi insan pencerdas kehidupan bangsa sudah cukup untuk membuatnya bahagia.

Terimakasih Pak Danan atas jasa-jasa yang Bapak curahkan! Semoga harapan dan cita-cita yang belum tercapai akan segera dihadirkan oleh penerus-penerusmu.

(Redaktur Tulisan: Nadia Lumongga Nasution)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG-20180525-WA0010

HADI PRIA UTAMA, ATLET MUDA BERJIWA WIRAUSAHA

Pijar, Medan. Hadi Pria Utama, pria kelahiran Medan 1 Januari 1997 ini merupakan seorang atlet muda Medan. Hadi adalah seorang mahasiswa aktif semester lima, jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *