Home / Hiburan / Film / The Commuter, Tantangan Penuh Teka-Teki dalam Kereta

The Commuter, Tantangan Penuh Teka-Teki dalam Kereta

Source gambar : villagevoice.com

Akbar Gading Barus

Pijar,   Medan.   Menampilkan cerita drama misteri, film The Commuter mungkin cocok bagi kalian pecinta film dengan alur cerita menegangkan. Film yang dibintangi oleh Liam Neeson ini merupakan kolaborasi keempatnya bersama dengan sutradara Jaume Collet-Serra.

Sesuai dengan judulnya, The Commuter berlatar tempat di sebuah kereta.  Bercerita tentang seorang salesman bernama Michael McCauley yang setiap harinya menggunakan kereta komuter ke kota Manhattan, tempat ia bekerja, selama sepuluh tahun belakangan. Namun, tanpa diduga ia suatu hari dipecat dari pekerjaannya.

Dalam perasaan sedih dan bingung, Michael pulang dengan menggunakan kereta yang biasa ia tumpangi. Saat berada di dalam kereta, ia ditemui oleh seorang wanita misterius bernama Joanna dan memberitahunya tentang sebuah hipotesis “What kind of person are you?

Joanna lalu menawarkannya sejumlah uang sebesar 100 ribu USD yang sudah ia letakkan di suatu tempat, bila ia dapat menemukan seorang penumpang wanita yang dicari Joanna. Karena merasa penasaran, Michael yang saat itu sedang butuh uang usai dipecat dari pekerjaannya, akhirnya mencari uang tersebut dan menemukannya. Karena ia mengambil uang tersebut, akhirnya ia terpaksa untuk dapat menemukan penumpang yang dicari. Bila ia gagal menemukan orang tersebut sampai pemberhentian ketujuh maka keluarganya terancam bahaya.

Secara keseluruhan, film ini terlihat sangat menegangkan dan serius. Cerita apik tentang perjalanan kereta seorang pria paruh baya yang terjebak dalam permainan penuh teka-teki. Sepanjang cerita film ini, kalian akan bertanya-tanya siapa itu Prynne, nama seorang penumpang yang dicari oleh Joanne. Rasa penasaran akan terus berada di kepala saat menyaksikannya. Dugaan-dugaan juga akan terbesit di pikiran penonton tentang sosok penumpang yang dicari tersebut.

Sesuatu yang menarik juga hadir dalam film ini. Sang aktor, yaitu Liam Neeson dengan begitu bertenaga tampil memerankan aksi laga. Sebuah aksi profesional yang ditunjukkan aktor hollywood tersebut di usianya yang tak muda lagi. Pria kebangsaan Irlandia Utara ini memang sudah malang melintang di Dunia Perfilman setelah sukses membintangi berbagai film lainnya mulai dari film bergenre drama seperti Kingdom of Heaven (2005), film laga Taken 1-3 (2008-2014), film Superhero Batman Begin (2005), hingga film komedi seperti Ted 2 (2015).

Mendapat rating 6.3/10 dalam situs IMDb, The Commuter bisa terbilang cukup bagus untuk sebuah film drama/misteri. Film yang disutradarai oleh Jaume Collect-Sera ini mampu meraih pendapatan sebesar 60 Juta USD terhitung sejak akhir januari 2018.

Namun tak hanya tanggapan positif, The Commuter juga mendapat kritikan dari berbagai pihak. Salah satunya yang dilansir dari Washington Post oleh Michael O’Sullivan. “film ini tidak disajikan untuk memenuhi kebutuhan logika, tetapi untuk Neeson (Sang aktor), yang telah menjadi kebiasaan baginya berperan sebagai pria paruh baya yang lembut tetapi tangguh” tulis O’Sullivan.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, film ini pada kenyataannya cukup dinikmati para penonton. Alur cerita yang menegangkan serta latar belakang tempat yang ditampilkan mungkin cukup untuk membuat penonton terhibur, khususnya bagi para penikmat cerita misteri, mungkin film ini mampu untuk menghibur dan melepas dahaga akan cerita-cerita yang membingungkan.

(Redaktur Tulisan: Intan Sari)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: Google

Sweet Talk, Netizen Sumber Inspirasi

Wanita muda berbakat ini pun harus rela melepaskan gitar yang selama ini telah melekat dalam dirinya. Mengingat beberapa lagu sebelumnya Sheryl selalu menggunakan gitar yang menjadi ciri khas dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *