Home / Olahraga / Karena yang ‘Beda’ Juga Berhak Berolahraga

Karena yang ‘Beda’ Juga Berhak Berolahraga

Sumber : asianparagames2018.id

Nadya Divariz Bhayitta Syam

PIJAR, Medan. Asian Games yang belum lama ini berakhir masih menyimpan sejuta kesan pada Indonesia sebagai tuan rumahnya. Mulai dari pembukaan yang ikut dimeriahkan oleh Presiden RI, hadirnya atlet dari Korea Utara yang kini telah berdamai dengan Korea Selatan, hingga fenomena atlet-atlet cantik dan tampan beserta cara mereka merayakan kemenangannya masing-masing. Indonesia telah mencatat sejarah, dan pagelaran Asian Games juga telah usai. Akan tetapi sebenarnya, catatan kemeriahan yang terukir di sejarah negeri ini akan tetap berlanjut.

Ada lagi sebuah acara yang juga serangkai dengan Asian Games, adalah dia Asian Para Games yang akan diselenggarakan nanti di Jakarta pada 6 – 13 Oktober 2018. Asian Para Games adalah sebuah festival olahraga untuk para atlet penyandang disabilitas. Acara ini pertama kali diperkenalkan kepada khalayak ramai saat Asian Games 2010 di Guangzhou, Guangdong, China. Mengikuti langkah Olimpiade yang telah lebih dulu melakukan Paralimpiade di tahun 1948.

Cabang olahraga yang dipertandingkan juga tidak kalah menarik dan beragam, seperti basket kursi roda, renang, panahan, hingga bowling. Ada juga 2 cabang baru yang dibuat khusus yaitu boccia dan goalball. Seperti ajang olahraga lainnya, acara ini juga dibuka dan akan ditutup dengan meriah, dan tiket Asian Para Games juga sudah bisa dibeli pasti dengan harga yang lebih murah dari saudara kembarnya, Asian Games.

Di perhelatannya yang ketiga, Asian Para Games 2018 mendapat cukup banyak perhatian meski tidak sebesar Asian Games. Bahkan tak sedikit dari masyarakat yang masih bertanya-tanya mengenai pesta olahraga untuk penyandang disabilitas tersebut.

Ironis memang. Padahal sejatinya, akan ada cabang-cabang olahraga yang akan ditayangkan di televisi yang akan wajib disiarkan. Konon kabarnya, TVRI dan Metro TV siap untuk menjadi official broadcaster. “Utama yang sudah pasti Live ada tujuh, yaitu para atletik, bulu tangkis, para renang, angkat berat, basket kursi roda, tenis meja, dan bersepeda nomor trek.” ucap Akhmad Sefudin selaku Wakil Direktur Divisi Broadcast INAPGOC seperti yang dikutip dari laman INAPGOC.

Presiden Joko Widodo juga berjanji nantinya akan memberi bonus yang sama besarnya kepada para atlet yang turut serta dalan pagelaran Asian Para Games mendatang. Beliau optimis nantinya Indonesia mampu memenuhi target 16 emas. “Bonus engga ada beda, sama. Yang disampaikan ke saya 16 (medali emas). Tadi ada di badminton empat, tenis meja dua, itu minimal,” tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: Pihak Liga Mahasiswa

USU Raih Juara Dua dalam Liga Mahasiswa Futsal GO-JEK Sumatera conference

PIJAR, Medan. Liga Mahasiswa (LIMA) merupakan organisasi privat yang didirikan pada 15 Mei 2012. LIMA memiliki maksud dan tujuan untuk menciptakan wadah yang mampu menjadi tempat berkarya bagi para mahasiswa maupun mahasiswi di Indonesia di bidang olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *