Home / Berita / Bakti Sosial Lewat Festival Buah Bersama Leo Clubs
image

Bakti Sosial Lewat Festival Buah Bersama Leo Clubs

Annisa Rahmi

Pijar, Medan. Organisasi Leo Clubs Indonesia untuk kali keduanya menggelar acara Festival Buah Nusantara yang didukung oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Acara yang diselenggarakan pada 13 – 14 Oktober di Atrium Cambridge City Square Medan ini bertajuk Nusantara dimulai pada pukul 10 pagi hingga 10 malam.

Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu hari pertama bazar, lomba fruit tower, fruit crafting, moqtail, serta gim Mobile Legends: Bang Bang. Perlombaan fruit tower sendiri diperuntukkan bagi kalangan sekolah menengah atas. Sedikit berbeda dengan permainan Mobile Legends: Bang Bang sendiri yang notabene diperuntukkan bagi umum. Sedangkan moqtail serta fruit crafting sendiri, pihak Festival Buah Nusantara bekerjasama dengan koki dan komunitas fruit crafting.

Acara Festival Buah Nusantara ini bertujuan untuk memperkenalkan buah-buah nusantara yang ada di Indonesia. Tentu saja, bagi mereka yang berharap dapat menemukan buah-buah impor, harus kecewa sebab mereka buah impor tak akan ditemukan di festival ini. Selain mempromosikan buah nusantara, acara ini juga melakukan bazar. Bazar tersebut profitnya akan dialokasikan Leo Clubs menjadi sebuah bakti sosial.

Leo Clubs adalah salah satu organisasi sosial yang berfokus pada kegiatan-kegiatan amal dan bakti sosial. Organisasi ini beranggotakan oleh remaja hingga orang dewasa dari usia 13 hingga 30 tahun.

Peserta lomba diwajibkan untuk mengukir logo Wanderful Indonesia pada karya carving mereka dalam acara Festival Buah di Cambrige. (13/10) (Fotografer: Ainun Putri Lubis)
Peserta lomba diwajibkan untuk mengukir logo Wanderful Indonesia pada karya carving mereka dalam acara Festival Buah di Cambrige. (13/10)
(Fotografer: Ainun Putri Lubis)

“Acara ini fokusnya dibazar namun karena ada perlombaan gunanyanya untuk mengajak masyarakat umum dengan sekolah-sekolahan juga untuk lebih mendukung  buah-buahan yang ada di Inonesia. Maka dari itu kita bekerjasama dengan komunitas food crafing juga. Biar orang-orang pada tahu dengan komunitas ini denga buah-buahan mereka bisa melakukan beberapa kreatifas yang ada,” ujar Faustina sebagai District President Leo Clubs Indonesia.

Faustina menambahkan, bahwa apa yang telah dilaksanakan olehnya sangat memuaskan dan bahkan melebihi dari apa yang telah ia harapkan selama ini, “Saya berharap agar acara ini tetap berlangsung di tahun depan, kemudian teman-teman yang belum tahu Leo Clubs itu apa bisa lebih mengenal organisasi kita. Nantinya, kita bisa lebih bangga akan kekayaan yang ada di Indonesia. Saya sangat puas dengan acara ini malah saya bangga dengan mereka bisa arrange semua ini.”

Masing-masing anggota dari Leo Clubs ikut berjualan buah olahan yang mereka sajikan agar para pengunjung mal juga bisa merasakan kenikmatan buah tersebut. Namun, buah yang mereka sajikan diperjualbelikan dengan harga yang mereka sudah tetapkan. Dari acara festival ini sangat banyak peserta yang mengikuti berbagai perlombaan tersebut. Salah satunya  seperti Bagus Fazri Ilham yang merupakan salah satu siswa SMK jurusan Tata Boga di kota. Ia berkata bahwa mengikuti lomba ini sangat penting sebab salah satu keinginanya mendapatkan pengalaman dan tentu saja prestasi. ”Aku ingin mengejar sertifikat dan trofi juga meskipun tak menang, saya tetap dapat sertifikat jadi bisa membantu saya melamar pekerjaan ke hotel-hotel dan kuliah juga sertifikatnya lumayan,” ujar Bagus. Ia juga mengaku sangat-sangat antusias sebab crafting merupakan salah satu pengalaman yang tak mungkin dilupakan, oleh sebab itu ia pun berharap peminat crafting ada bisa terus bertambah. “Saya lebih berani dilihat banyak orang, biasa saya ikut lomba itu ditempat-tempat khusus saja, karena disini di mall banyak orang yang melihat jadi  percaya diri aja. Saya juga berharap semoga lomba ini ada setiap tahunnya dan berjalan lancar peserta yang ikut semakin banyak, semakin banyak peminat crafting di Medan ini,” tandasnya.

(Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG_3686

Ngevlog Simpel Bersama From Youth Imagination Footage

Pijar, Medan. Komunitas From Youth Imagination (FYI) Medan menyelenggarakan Lokakarya Footage Road to Live Matsuri bertemakan “Nge-vlog ga ribet, serius?” yang diselenggarakan di We Talk A Lot (lantai 2) Komp. Tasbih 2 Medan pada Minggu (11/11).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *