Home / Berita / Seminar Kesehatan PAMI: Saatnya Sarjana Kesehatan Masyarakat Unjuk Gigi
cover

Seminar Kesehatan PAMI: Saatnya Sarjana Kesehatan Masyarakat Unjuk Gigi

Hazlina Ganif Sihotang/Nadya Divariz Bhayitta Syam

Pijar, Medan. PAMI (Pergerakan Anggota Muda IAKMI) berhasil menggelar seminar kesehatan nasional yang bertemakan“SKM tangguh SKM mampu” pada Sabtu, (27/10).

Acara yang diadakan di Aula Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara ini dihadiri oleh drg. Usma Polita Nasution, M.Kes selaku ketua umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sumut beserta dengan jajaran pengurus harian lainnya.

Seminar nasional diisi oleh dosen-dosen kebanggaan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU, diantaranya yaitu Destanul Aulia, S.KM, MBA, M.Ec, Ph.D selaku Dosen Departemen Administrasi dan Kebijakan; Maya Fitria, S.KM, M.Kes selaku Dosen Departemen Kependudukan dan Biostatistika; serta Ketua Departemen Kesehatan Lingkungan FKM USU, Dr. Dr. Taufik Ashar, M.KM.

Masing-masing narasumber membawakan tiga materi berbeda terkait peran Sarjana Kesehatan Masyarakat di era Indonesia Mandiri tahun 2030 nanti. Adapun subtema yang dibawakan adalah bagaimana penempatan profesi SKM sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya, peran SKM dalam pembangunana masyarakat sejak lahir hingga lansia serta peran SKM dalam pencapaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sebagai upaya memecahkan permasalahan sanitasi di Indonesia.

Selain seminar nasional, kegiatan ini sebelumnya didahului dengan pelantikan pengurus sekaligus serah terima jabatan pengurus PAMI Sumut periode 2018-2019 dengan jumlah anggota yang disahkan sebanyak 56 orang. Raja Alkos Saragih Munthe selaku ketua umum terpilih juga turut menyampaikan beberapa patah kata sebelum acara seminar kesehatan nasional dimulai.

Dimas Pradana selaku ketua panitia kegiatan menuturkan dalam kata sambutannya bahwa dia berharap kegiatan ini mampu membuat seluruh Sarjana Kesehatan Masyarakat lebih paham dengan profesi yang akan mereka jalani kedepannya.

“Harapan kedepannya dilaksanakan seminar ini adalah agar seluruh SKM yang hadir dapat lebih mamahami sejauh mana profesi SKM itu dapat berlabuh.” ujar Polita Nasution selaku Ketua Umum IAKMI.

Selain itu, ia juga mengingatkan tentang betapa pentingnya tema yang diangkat oleh acara ini.  “Tema SKM mampu SKM tangguh menggambarkan bahwa Sarjana Kesehatan Masarakat harus mampu berperan dalam pembangunan kesehatan masyarakat khususnya kota Medan karena banyak program nasional yang memerlukan peran SKM dalam membangun kesehatan dalam lingkup masyarakat.” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 600 peserta yang berasal dari berbagai Sekolah Tinggi Kesehatan dan Universitas di seluruh kota Medan. Meskipun berbayar, peserta merasa tidak sia-sia mengikuti rangkaian kegiatan dan puas seperti yang dituturkan oleh Ningsih, mahasiswi FKM USU 2016.

“Banyak ilmu yang didapat dari seminar kali ini, khususnya dari tiga peminatan kejuruan yang ada di kesehatan masyarakat yaitu administrasi dan kebijakan kesehatan, kependudukan dan biostatistika, juga kesehatan lingkungan, seperti bagaimana cara meminimalisir kematian ibu dan bagaimana cara pengendalian sanitasi. Apa yang saya harapkan sudah terjawab dalam seminar ini,” ucapnya.

(Redaktur Tulisan: Intan Sari)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG_3686

Ngevlog Simpel Bersama From Youth Imagination Footage

Pijar, Medan. Komunitas From Youth Imagination (FYI) Medan menyelenggarakan Lokakarya Footage Road to Live Matsuri bertemakan “Nge-vlog ga ribet, serius?” yang diselenggarakan di We Talk A Lot (lantai 2) Komp. Tasbih 2 Medan pada Minggu (11/11).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *