Home / Hiburan / Tulus Terjebak Perasaan Lewat ‘Labirin’
Sumber Foto: instagram @tulusm
Sumber Foto: instagram @tulusm

Tulus Terjebak Perasaan Lewat ‘Labirin’

Gabriella Prily Elvani

Pijar, Medan. Jatuh cinta memang menyenangkan, namun apakah masih menyenangkan ketika jatuh pada labirin cinta? rasa penasaran selalu muncul ketika kita jatuh cinta kepada seseorang. Mulai dari tanggal lahir, kartun favorit, warna kegemaran, hingga rasi bintang pun kita cari untuk menebak kepribadiannya.

Pria kelahiran Bukit Tinggi ini mengibaratkan perasaan itu seperti masuk dalam labirin, sulit untuk mencari jalan keluar yang penuh dengan misteri, namun perasaan itu menuntunnya masuk lebih dalam lagi untuk mencapai satu titik dengan harapan akan berhasil mendapatkan orang itu.

Bius aku dengan tatapanmu
Misterimu
Menyiksaku tapi sungguh candu

Lika liku labirinmu
Tak kan urungkan niatku
Betapa kuyakin kita berdua bisa menyatu

Lirik lagu karya Tulus ini tidak usah diragukan lagi, pelantun lagu Labirin ini selalu menggunakan kalimat penuh puitis disetiap lagunya. Tulus memberikan nuansa baru pada lagu yang diciptakan bersama dengan Petra Sihombing ini yaitu dengan permainan gitar yang cukup mendominasi di lagunya kali ini. Lagu yang baru saja dirilis pada tanggal 24 Agustus 2018 tepatnya empat hari setelah hari ulang tahun Tulus ini menjadi lagu yang khusus dipersembahkan Tulus kepada para penggemarnya.

Lagu ini sangat cocok didengar ketika sedang jatuh cinta, bahkan orang yang belum merasakan jatuh cinta pun bisa langsung masuk ke dalam makna lagu ini. Video musik yang berlatarkan laboratorium itu memberi kesan yang sangat rumit pada pribadi seseorang. Labirin pada video musik ini diibaratkan seperti sidik jari seseorang yang memiliki sebuah arti dan harus dipelajari secara khusus untuk menemukan arti dari sidik jari tersebut.

Setiap orang akan mengalami lika liku percintaan, siapa yang berhasil melewatinya ialah orang-orang yang tahan berjuang dalam misteri labirin cinta. Jika kamu sedang mengalaminya, coba dengar deh lagu Labirin dari Tulus ini.

(Redaktur Tulisan: Annisa Rahmi )

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

(Sumber gambar: alternativemovieposter.com)

Antara Kisah Hidup, Perjalanan Spiritual, dan Keputusasaan dalam Life of Pi

Ang Lee, sang sutradara asal Taiwan berhasil melejitkan namanya dalam daftar sutradara paling berpengaruh sepanjang masa setelah sukses memproduksi film berjudul Life of Pi dan mendominasi banyak ajang penghargaan bergengsi, termasuk Piala Oscar 2013 silam.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *