Home / Jalan-Jalan / Keseiramaan Nikmatnya Kopi dan Tempat Nongkrong di Piacevole
2013_0505_03530800

Keseiramaan Nikmatnya Kopi dan Tempat Nongkrong di Piacevole

Fatin Faiza Siregar

Pijar, Medan. Minum kopi sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Beberapa daerah yang terkenal dengan produksi biji kopinya adalah Aceh, Lampung, Medan, Jawa, Ternate, Sulawesi, dan Flores. Penikmat kopi di Indonesia hampir tidak pandang usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Kebutuhan akan warung kopi untuk menikmati sensasi kopi pun menjadi alasan berdirinya Piacevole .

Piacevole pertama kali hadir pada 1 Oktober 2017 dengan mengusung konsep yang berbeda dengan coffee shop pada umumnya. Terletak di tengah Kota Medan menjadikan konsep coffee street dipilih sebagai konsep usaha Piacevole. Selain untuk menarik perhatian, konsep tersebut juga sebagai solusi agar masyarakat milenial dapat membeli dan menikmati kopi tanpa harus memakan waktu. Kopi yang dihadirkan juga memiliki ciri khas tersendiri sehingga tempat ini banyak diminati.

Keberhasilan pada toko pertama menjadikan Kevin, pemilik Piacevole mendirikan Piacevole  ”kedua” dengan konsep yang berbeda. Toko kedua yang terletak di Jalan Ringroad ini adalah visualisasi dari berbagai permintaan pelanggan tanpa meninggalkan ciri khas Piacevole, yaitu coffee street. Mulai pada tanggal 16 September 2018, Piacevole cabang kedua tidak pernah sepi pengunjung. Kopi dan tempat yang disajikan seirama dengan keinginan masyarakat pada zaman sekarang.

Sesuai dengan arti namanya, kenyamanan dapat dirasakan ketika kaki melangkah ke dalam kafe. Meskipun tempat ini berbentuk ruko tetapi tidak terkesan sempit dan sesak. Suasana kafe yang minimalis namun rapi membuat setiap sudut tak luput dari incaran kamera.

Piacevole sendiri terdiri dari dua lantai. Pada lantai pertama terdapat beberapa meja dan bangku berwarna cokelat yang menambah kesan hangat pada ruangan. Rak buku yang berada di sisi kanan memperlihatkan estetika dari tempat ini. Meja bar di letakkan pada tengah ruangan untuk pengunjung yang sekadar minum atau duduk santai menikmati waktu mereka.

Suasana tempat nongkrong Piacevole yang nyaman. (Fotografer: Putri Arum Marzura)
Suasana tempat nongkrong Piacevole yang nyaman.
(Fotografer: Putri Arum Marzura)

Pada bagian luar terdapat container yang merupakan tempat untuk memesan dan membuat minuman sehingga setiap pengunjung dapat melihat dengan jelas proses pembuatan minuman. Selain itu, terdapat juga beberapa bangku dan meja kecil untuk pengunjung yang ingin duduk sambil merasakan suasan luar kafe. Semua hal tersebut terkesan sederhana namun hangat dan berkelas.

Meskipun berbentuk coffee shop, tempat ini tidak hanya diperuntukan untuk penyuka kopi saja. Pengunjung yang tidak suka kopi dapat menikmati menu lain seperti taro, macha, red velvet, ice choco melt, dan lainnya. Selain itu, minuman tersebut juga hadir agar pengunjung tidak mudah bosan dengan jenis minuman yang ada.

Kevin juga senang ketika pengunjung menyukai kopi di Piacevole. “Banyak orang yang ngomong kalau dulu mereka tidak minum kopi, tapi sekarang jadi suka karena kopi khas Piacevole. Karena ada manisnya, pahitnya, creamy-nya, all in one,” jelasnya.

Tempat yang buka dari jam 11 ini juga menampilkan live music. Panggung kecil dengan apik terletak di pojok kiri ruangan Piacevole pada lantai pertama. Warna cokelat dan hiasan sederhana pada panggung menyatu dengan konsep ruangan. Lagu-lagu yang dibawakan ber-genre accoustic dan jazz sehingga membuat suasana menjadi lebih hidup. Pengunjung dapat menikmati live music dari jam 09.00 WIB pada hari Jumat dan Sabtu.

Kenyamanan yang disuguhkan Piacevole  juga dirasakan oleh Cut. Ia mendapatkan hal baru ketika mengunjungi tempat ini. “Taunya dari media sosial, soalnya banyak yang kesini. Ternyata tempatnya nyaman jadi mau pergi sama pacar, keluarga, teman, siapapun bisa.”

Kevin berharap apa yang ia berikan dapat disenangi oleh semua kalangan. Ia juga tidak pernah lepas untuk berinteraksi dengan pengunjung. Sehingga siapapun dapat memberikan pendapat mereka terhadap kopi dan tempat Piacevole. ”Mudah-mudahan bisa jadi salah satu brand lokal yang memberikan solusi buat para-para pengopi dengan harga terjangkau dan rasa yang sesuai,” ungkapnya.

 

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: https://nonikhairani.com/2015/08/24/medan-little-china-town-asia-mega-mas/

Nasi Goreng Bombay, Nasi Goreng Tanpa Nasi

Nasi goreng Bombay salah satunya. Jika menilik namanya, umumnya kita akan berpikiran bahwa makanan ini berbahan dasar nasi dengan campuran bawang Bombay. Nyatanya, makanan ini sangat berbeda dengan namanya. Bagaimana tidak, nasi yang menjadi bahan dasar nasi goreng tidak akan kita temukan di dalam olahan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *