Home / Jalan-Jalan /  Kue Talam, Si Legit Yang Menggigit

 Kue Talam, Si Legit Yang Menggigit

Sumber foto: google.com

Ainun Putri Lubis/ Erika Sihite

Pijar, Medan. Manis dan berlemak, ciri khas dari kue basah ini, yah sebut saja kue talam. Kue ini cukup populer di berbagai daerah Nusantara. Karena rasanya yang enak, kudapan  ini sangat di gemari oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Kue Talam dibilang sangat unik karena memiliki dua sisi yang dimana tekstur dan rasanya berbeda. Meskipun begitu, kue ini sangat lembut, manis dan gurih saat di makan secara bersamaan kedua sisinya. Untuk membuat kue ini kita cukup mengandal kan bahan-bahan yang tersedia di dapur. Cukup siap kan beras ketan, santan, daun pandan dan garam untuk lapisan pertam, kemudian tepung terigu, tepung maizena, telur, santan, garam, vanili bubuk dan tentu nya gula merah untuk lapisan kedua. Bukan hanya bahan-bahan nya saja yang mudah untuk di temukan, proses pembuatannya pun terbilang cukup mudah.

Langkah pertama yang harus di lakukan untuk membuat lapisan bawah adalah, masak santan 700 ml dengan simpul daun pandan, aduk sampai mendidih. Setelah mendidih pisahkan menjadi dua bagian, 200 ml & 500 ml. Kemudian cuci beras ketan, saring dan kukus selama 15 menit. Lalu setelah matang, tuang santan sebanyak 200 ml, aduk sampai rata dan biarkan meresap. Selanjutnya masukkan kedalam loyang yang sudah diolesi minyak goreng. Tekan-tekan supaya permukaannya rata dan padat. Terakhir kukus selama 15 menit.

Nah untuk membuat lapisan atas yaitu skrikaya langkah yang dilakukan tidaklah sulit. Pertama campur santan yang sudah hangat kuku dengan semua bahan untuk lapisan atas, masak dengan api kecil sampai adonan tercampur rata. Jangan terlalu lama dimasak, cukup masak sampai panas saja (agar adonan tidak menggumpal saat dikukus nantinya) sambil terus diaduk, supaya tidak gosong. Lalu, tuangkan keatas lapisan ketan yang sudah dikukus, dan kukus kembali dengan api kecil. Kue talam gula merah (srikaya) siap untuk disantap, tentu lebih enak dikonsumsi dalam keadaan masih hangat.

Biasanya kue basah yang manis dan berlemak ini bisa kita temukan di pasar-pasar tradisional, pedagang sarapan pagi, dan di berbagai acara. Misalnya saat acara-acara keluarga dan sering juga sebagai cemilan buka puasa. Namun sekarang ini, kue talam mulai sulit untuk ditemukan. Karena tidak semua toko kue menjual kue talam.

Kue talam biasanya dikemas menggunakan pelastik transparan. Karena terbuat dari bahan dasar ketan dengan campuran santan, kue ini tidak bisa bertahan lama terutama apabila cuacanya panas dan lembab.

Kue Talam juga memiliki beberapa jenis varian, diantaranya yaitu: Kue talam pandan, kue talam tape, kue talam pisang, kue talam durian, kue talam kentang, kue talam bulan yang khas dari Betawi dan tentunya kue talam gula merah (Srikaya).

Bukan hanya variannya, tetapi masyarakat juga menyebutnya dengan nama yang berbeda-beda. Di kota Padang sidimpuan sendiri  kue ini disebut kue Pulut Srikaya. Berbeda pula di kota Kisaran, kue talam di Kisaran memiliki sebutan yang cukup unik, masyarakat setempat biasanya menyebut kue talam dengan sebutan kue Janda Haji.

Harga untuk Kue Talam ini cukup terjangkau  yaitu Rp. 2.000- Rp. 2.500 perbuahnya. Kalian bisa menikmati tanpa merogoh kocek terlalu dalam, Selamat menikmati.

Redaktur Tulisan : Annisa Rahmi

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: https://m.bukalapak.com/p/food/makanan/it9kh2-jual-rujak-aceh

Rujak Aceh, Paduan Kesegaran yang Nikmat

Rujak yang paling umum diketahui masyarakat adalah rujak buah. Rujak buah pada umumnya terdiri dari beberapa jenis buah-buahan yang disiram bumbu rujak berupa saus kental hitam bertabur kacang tanah. Rasa dari perpaduan buah dan bumbu rujak ini menciptakan rasa manis, pedas, dan juga asam di lidah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *