Home / Hiburan / Film / Rampage, Ajarkan Penonton untuk Menyayangi Hewan

Rampage, Ajarkan Penonton untuk Menyayangi Hewan

Sumber foto: Google.com

Annisa Rahmi

Pijar, Medan. Setiap orang memiliki berbagai macam hobi yang membuatnya senang. Menonton film juga hal yang menyenangkan untuk dilakukan, apalagi dengan jenis film yang digemari. Genre film pun beragam mulai dari horor, romantis, drama, aksi laga, komedi, petualangan dan masih banyak lainnya.

Film action, komedi, serta petualangan cocok untuk menggambarkan sebuah film Rampage. Film yang disutradarai oleh Brad Peyton yang rilis di Indonesia pada 11 April 2018 dan Amerika Serikat pada 13 April 2018, oleh Warner Bros. Pictures dan New Line Cinema, dalam format 2D, RealD 3D dan IMAX. Film yang diperankan oleh Dwayne Johnson, Naomie Harris, Malin Akerman, Jake Lacy dan Jeffrey Dean Morgan ini membuat para penonton merasa tegang sekaligus lucu.

Dwayne Johnson yang bertubuh kekar sekaligus pegulat profesional di WWE, yang dikenal dengan “The Rock” menambah gereget saat menonton film ini. Dwayne berperan sebagai Davis Okoye yang bersahabat dengan gorila albino yang ia temukan sejak masih kecil, sewaktu Davis berperang melawan para pemburu hewan dilindungi. Davis Okoye merupakan seorang ahli primata serta mantan angkatan yang memiliki peliharaan cerdas dan lucu seekor gorila putih yang diberi nama George.

Gorila albino tersebut sangat menyayangi Davis yang sudah merawatnya sampai besar, mereka saling melindungi satu sama lain. Namun, sebuah percobaan genetis nakal mengubah gorila yang lembut menjadi seekor monster yang hobi ngamuk. Permasalahan makin pelik ketika bukan hanya gorila tersebut yang terkena ancaman virus genetika. Tapi, ada pula dua hewan lainnya yang berpotensi membuat kota hancur yaitu serigala dan juga buaya yang terkena virus yang sama dengan George.

Ketiga binatang yang menjadi ganas itu pun berkeliaran dan mengancam kehidupan penduduk Amerika Serikat. Davis tentu saja tidak tinggal diam. Dia berusaha menyelamatkan George dan mengembalikan gorila itu seperti sedia kala. Davis juga menghentikan serangan yang dilakukan Ralph dan Lizzie. Untuk itu dia dibantu oleh ahli genetik cantik Dr Kate Caldwell (Naomie Harris). Bukan cuma itu Davis dan Kate juga berusaha mengungkap dalam dari eksperimen misterius yang berujung mala petaka ini.

Film Rampage ini ternyata terinspirasi dari sebuah game lama sekitar tahun 80an, maka tidak heran ketika menonton film ini kita dibuat merasa tegang serta menyenangkan. Ditambah dengan suasana petualangan alam yang indah. Tapi, sayangnya nuansa alam yang ditampilkan tidak semua natural. Tampilan green screen menambah film ini hingga lebih menarik.

Lucky Andriansyah salah seorang yang pernah menonton film Rampage berpendapat, “Film ini sangat bagus apalagi bagi penyayang hewan. Lebih ke persahabatan dengan hewan yang saling melindungi satu sama lain. Film ini juga mengajarkan kita tidak egois, kemudian jangan jadikan hewan ajang pemanfaatan, tapi bagaimana kita bisa memanfaatkan ilmu yang kita punya, supaya bisa dimanfaatkan dijalur yang baik.”

Rampage adalah sebuah film yang memberikan inspirasi bahwa kita harus menyayangi hewan dan tumbuhan agar alam kita tetap terjaga dengan seimbang.

(Redaktur Tulisan: Intan Sari)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: Dokumentasi Pribadi

The Sugarcane Ungkap  “Undur Diri” Lewat Lagu Manis

The Sugarcane sendiri telah mengeluarkan single lagu pertamanya yang berjudul “Undur Diri” sekitar dua bulan yang lalu. Lirik lagu undur diri ditulis oleh Dendi Riziah sang gitaris band berdasarkan pengalaman pribadinya, saat menjalin sebuah hubungan asmara.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *