Home / Berita / Menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan Seminar ISO

Menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan Seminar ISO

Sumber: Dokumentasi Panitia

Diva Vania

Pijar, Medan. Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) mengadakan Seminar International Organization for Standardization (ISO) yang diselenggarakan di Aula Serba Guna Unit 1 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara (FMIPA USU) pada Sabtu (5/1).

Dengan mengusung tema “Daya Saing Mahasiswa dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dalam Bidang Penelitian”, acara ini bertujuan untuk mengajak kalangan mahasiswa agar lebih aktif sehingga memiliki nilai saing yang tinggi.

Acara ini diawali dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Muhammad Arham selaku Gubernur PEMA FMIPA USU dan oleh Dr. Kerista Sebayang, M.S selaku perwakilan dari Dekanat FMIPA USU. Setelahnya, acara kembali dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang Quality Management yang disampaikan oleh Dr. Hamonangan Nainggolan, M.Sc dan materi tentang Laboratory Management System yang disampaikan oleh Prof. Basuki Wirjosentono, M.S, Ph.D selaku pembicara.

“Di dalam menentukan manajemen mutu harus ada planning, supaya dijamin quality controlnya,” ucap Dr. Hamonangan dalam pemaparan materi yang disampaikannya.

Penyampaian materi oleh Dr. Hamonangan Nainggolan, M.Sc pada acara Seminar International Organization for Standardization (ISO) yang diselenggarakan di Aula Serba Guna Unit 1 FMIPA USU pada Sabtu (5/1). (Sumber: Dokumentasi Panitia)
Penyampaian materi oleh Dr. Hamonangan Nainggolan, M.Sc pada acara Seminar International Organization for Standardization (ISO) yang diselenggarakan di Aula Serba Guna Unit 1 FMIPA USU pada Sabtu (5/1).
(Sumber: Dokumentasi Panitia)

Acara yang baru pertama kali diadakan oleh Pemerintahan Mahasiwa FMIPA ini tergolong sukses menarik perhatian karena harga tiketnya yang ramah kantong mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan target awal peserta yang diperkirakan panitia hanya 50 orang, namun saat hari H meningkat hingga 120 orang peserta yang berasal dari Universitas Sumatera Utara, Universitas Medan Area, Universitas Negeri Medan, dan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara.

“Seminar ISO ini kita tahu baru ada di Universitas Indonesia di Jakarta, dan memang mereka langsung praktek. Tapi kita tahu sendiri berapa besar dana yang dikeluarkan oleh mereka. Jadi setidaknya, walaupun kita tidak bisa seperti mereka, alangkah baiknya kita memulainya. Kami dengan bangga sebagai perwakilan USU dan Kota Medan, kita buat perubahan untuk menyeimbangkan era Revolusi Industri 4.0, agar kita juga punya daya saing pada dunia luar,” tutur Rizki Ramadhani selaku Ketua Panitia.

Sementara itu Hana Fadilah dari jurusan Kimia Ekstensi 2017 selaku peserta mengungkapkan bahwa seminar ini cukup membantu mahasiswa yang kedepannya akan memasuki dunia kerja.“Menurut saya seminar ini cukup membantu mahasiswa yang kedepannya memasuki dunia kerja. Karena kalau hanya mengandalkan materi dari perkuliahan juga tidak cukup. Jadi dengan adanya seminar ini sangat membantu menambah wawasan kita.”

“Semoga ada pelatihan ISO yang budgetnya ramah terhadap mahasiswa kedepannya, jadi mahasiswa-mahasiswa itu bisa mengikuti pelatihan tersebut,” tutup Hana.

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG20190126161323

Exclusive Class Hadirkan Kelas Mengedit Video ala Youtuber

Acara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini dibawakan oleh Rizki Mitra Hamdani sebagai pemateri. Rizki Mitra Hamdani atau biasa disebut Mitra ini adalah seorang Creative Director Net Good People Medan, sekaligus CEO Kimit Production dan pengurus Pusat Yayasan Bangga Jadi Indonesia.Acara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini dibawakan oleh Rizki Mitra Hamdani sebagai pemateri. Rizki Mitra Hamdani atau biasa disebut Mitra ini adalah seorang Creative Director Net Good People Medan, sekaligus CEO Kimit Production dan pengurus Pusat Yayasan Bangga Jadi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *