Home / Jalan-Jalan / Sambil Pangkas Rambut, Nongkrong di Manna House
16603_IMG_8914

Sambil Pangkas Rambut, Nongkrong di Manna House

 

Gabriella Prily Elvani/Aisha Tania 

Pijar, Medan. Ketenangan adalah hal yang pasti dibutuhkan oleh setiap orang setelah melalui hari yang penuh lelah dengan setumpuk aktivitas. Beda orang maka berbeda juga caranya, ada yang memilih berkumpul dengan teman-teman dan ada juga yang memilih menghabiskan waktu sendiri.

Salah satu yang bisa jadi pilihan yakni Manna House, sebuah kafe yang terletak di Jalan Cut Mutia No 2, tepatnya di depan pintu masuk Tiara Convention Hall barangkali bisa dijadikan sebuah pilihan bagi Anda yang ingin merasakan suasana tenang namun tetap bisa nongkrong sambil mengerjakan tugas. Kafe ini buka setiap hari dari jam 08.00 – 22.00 WIB. Akan tetapi khusus hari Sabtu dan Minggu, kafe ini bisa tutup hingga jam 11 malam.

Suasana asri dengan sebuah taman kecil pada bagian depan kafe ini mampu menyulap kafe ini menjadi tempat nongkrong dan membuat terapi pikiran agar kembali segar. Tidak hanya bagian luarnya saja yang di tata dengan rapi, bagian dalam kafe pun dirancang dengan memadukan interior kayu, lampu-lampu gantung yang indah, kursi santai yang dilengkapi dengan bantal, serta sebuah bar di tengah-tengah ruangan. Alunan musik jazz yang selalu diputar menambah suasana tenang dan santai membuat pengunjung merasa betah berlama-lama disini.

Salah satu menu Mie goreng Penang dengan segelas Thai Tea yang disediakan di Manna House. (Fotografer: Gabriella Prily Elvani)
Salah satu menu Mie goreng Penang dengan segelas Thai Tea yang disediakan di Manna House.
(Fotografer: Gabriella Prily Elvani)

Ada pepatah yang mengatakan, “sambil menyelam, minum air”. Nah, kalau di kafe ini dapat dikatakan, sambil pangkas rambut, nongkrong di Manna House. Tepat di sudut ujung kanan ruangan, terdapat Dexter Barbershop, ini lah yang menjadi salah satu keunikan kafe ini. Desain barbershop atau sebutan lainnya tukang pangkas rambut ini juga menyesuaikan dengan kafe Manna House, sederhana namun terlihat modern. Pangkas rambut di Dexter barbershop merupakan pilihan yang tepat bagi para pria yang tidak enggan ketika pangkas dapat terlihat oleh orang lain dari balik kaca barbershop.

Pengunjung yang hadir pun tidak hanya golongan anak muda saja, para orang tua serta lansia juga dapat menikmati suasana tenang dan santai yang disuguhkan oleh kafe ini.

“Tempatnya asyik sih untuk nongkrong, bawaannya gimana gitu. adem. Pokoknya suka gitu sama suasananya,” ungkap Nadya, seorang pengunjung Manna House.

Menu makanan yang dijual di sini tentu beragam, mulai dari makanan khas Asia sampai Western yang terdiri dari menu snacks, sarapan, dan makan malam. Serta minuman yang bervariasi dapat ditemukan di kafe ini.

Biaya untuk makanan sendiri terbilang beragam, dari mulai Rp 9.000, hingga Rp. 92.000, terbilang mengnesankan memang. Uniknya lagi, Manna House menyediakan ruangan khusus bagi para tamunya yang ingin mengadakan sebuah rapat kerja dan perayaan ulang tahun.Menarik, bukan?

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: https://nonikhairani.com/2015/08/24/medan-little-china-town-asia-mega-mas/

Nasi Goreng Bombay, Nasi Goreng Tanpa Nasi

Nasi goreng Bombay salah satunya. Jika menilik namanya, umumnya kita akan berpikiran bahwa makanan ini berbahan dasar nasi dengan campuran bawang Bombay. Nyatanya, makanan ini sangat berbeda dengan namanya. Bagaimana tidak, nasi yang menjadi bahan dasar nasi goreng tidak akan kita temukan di dalam olahan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *