Home / Berita / Maidhan X Edelweiss Organizer, Ajak Yang Muda Berbudaya
IMG20190327172750

Maidhan X Edelweiss Organizer, Ajak Yang Muda Berbudaya

Nadia Lumongga Nasution

Pijar, Medan. Sukses menyelenggarakan perlombaan minggu lalu, mahasiswa/i Ilmu Komunikasi dengan mata kuliah Event Organizer kembali menggelar acara dengan tema yang berbeda, Festival Budaya Sumatera Utara. Kegiatan yang dikelola oleh Maidhan X Edelweiss Organizer ini berlangsung meriah di Aula FISIP USU (27/03).

Festival budaya Sumatera Utara dipilih tim dengan alasan untuk menyadarkan kembali kepada anak muda zaman sekarang untuk tidak melupakan identitas. “Budaya itukan merupakan identitas, kalau kita sudah tidak punya identitas berarti kita udah gak punya jati diri. Dan supaya mengenalkan lagi budaya yang kita miliki,” jelas Raihan Soraya selaku ketua panitia.

Berbagai penampilan disuguhkan dalam acara ini, mulai dari tarian daerah seperti tari persembahan dan tari multi etnik oleh Lembaga Kesenian Tari USU, musik tradisional oleh Roland Tobing dan Hizkia Gultom, hingga penampilan puncak yaitu Tari Sipitu Cawan dan Teater oleh Teater O USU.

Tari Sipitu Cawan menjadi penampilan puncak pada Festival Budaya Sumatera Utara (27/03). (Fotografer: Ade Khairani)
Tari Sipitu Cawan menjadi penampilan puncak pada Festival Budaya Sumatera Utara (27/03). (Fotografer: Ade Khairani)

Bukan hanya pengisi acara yang bertemakan budaya, pakaian pembawa acara, dekorasi tempat, hingga konsumsi yang disediakan pun berbau kebudayaan khas Sumatera Utara. Ini bertujuan agar peserta yang hadir lebih mengetahui lagi budaya yang Sumatera Utara miliki.

Peserta pun tampak antusias menikmati setiap pertunjukan. Salah satunya Septy, mahasiswa Ilmu Komunikasi USU asal Surabaya. “Acaranya pecah dan penampilannya keren-keren. Budaya Sumatera Utaranya juga jelas ditampilkan. Aku sendiri yang orang Jawa baru tau oh begini budaya Sumatera Utara”.

Senada dengan yang diucapkan Septy, Dosen pengampu mata kuliah Event Organizer, Dra. Fatma Wardy Lubis, MA pun merasa terkesan dengan hasil dari kelompok kedua dalam mata kuliahnya. Menurutnya dalam waktu yang cukup singkat tim berhasil mengkonsepkan acara dengan matang.

“Semua (kebudayaan Sumatera Utara) dapat direpresentasikan dalam satu acara ini. Saya melihat upaya mereka yang benar-benar serius, sungguh-sungguh, dan hasilnya bisa kita saksikan bersama sangat memuaskan,” jawab Ibu Fatma dengan senyum.

Selaku dosen, Ibu Fatma berharap kelompok-kelompok yang belum tampil tidak kalah seru dan lebih meningkat lagi penampilannya. Menurutnya dibutuhkan kreativitas, keseriusan, dan kesungguhan dalam menyajikan dan menampikan sebuah acara agar menarik dan berkesan.

Redaktur Tulisan : Annisa Rahmi

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Apresiasi Musisi Melalui Record Store Day

Record Store Day adalah suatu rangkaian acara yang diperingati oleh seluruh dunia untuk merayakan hari rilisan fisik dalam hal musik, seperti compact disc (CD), kaset, dan vinyl atau piringan hitam. Di Indonesia sendiri dilaksanakan di 3 kota, yaitu Medan, Yogyakarta, dan Jakarta. Untuk kota Medan sendiri, sudah berlangsung sejak tahun 2013 lalu dalam melaksanakan acara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *