Home / Berita / IMSI Symposium Ajak Anak Muda Melek Bahasa Inggris di Era Industri 4.0
IMG_20190420_145936

IMSI Symposium Ajak Anak Muda Melek Bahasa Inggris di Era Industri 4.0

Annisa Rahmi

Pijar, Medan. Ikatan Mahasiswa Sastra Inggris (IMSI) Symposium menggelar “English Open Your World” pada Sabtu, (20/4) di Gedung Gelanggang Mahasiswa. Acara ini dimulai sejak pukul 10.00. Di Kegiatan ini turut hadir Prof. Tengku Silvana Sinar, MA,Ph.d sebagai Ketua Jurusan Sastra Inggris sekaligus membuka acara dengan kata sambutannya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh kurang lebih dua ratus peserta yang memenuhi Gedung Gelanggang Mahasiswa. Agenda tersebut menghadirkan pemateri pertama dari luar negeri yaitu berasal dari United Kingdom, London  yaitu Mr. Eric pembahasan mengenai industri 4.0. Agenda ini diperuntukan untuk kalangan pelajar dan umum yang dipungut biaya sekitar 65 ribu untuk siswa/i daan 75 ribu sampai 100 ribu untuk umum.

Tema ini diangkat memberikan tujuan untuk peranan sastra inggris di era industri 4.0 supaya menarik untuk dibahas di era industri 4.0 ini. Agenda ini peserta diajak untuk berpikir bahwa berkomunikasi dalam bahasa inggris sangat penting dan banyak manfaat.

Di tengah acara terdapat penampilan unik tarian serta nyanyian khas dari Australia yang membuat acara semakin meriah. Tidak sampai disitu saja, acara dilanjutkan dengan pemateri kedua yaitu Drs. Parlindungan, M.Hum. Ia menyampaikan bahwa sekarang ini semakin zaman berkembang dan mesin serta teknologi sudah menjadi pengganti dari tenaga manusia.

Para peserta memadati gedung gelanggang mahasiswa saat menghadiri dan memperhatikan native speaker menyampaikan materinya. (20/4) (Fotografer: Annisa Rahmi)
Para peserta memadati gedung gelanggang mahasiswa saat menghadiri dan memperhatikan native speaker menyampaikan materinya. (20/4)
(Fotografer: Annisa Rahmi)

“Fase revolusi industri keempat belum datang dengan sendirinya. Revolusi industri yang saling berhubungan dari satu, dua, atau tiga telah membawa karakteristiknya sendiri yang berbeda. Revolusi industri 1.0 ditandatangani oleh penemuan mesin uap yang mengakhiri layanan tangan bersama dengan penyebaran teknologi komunikasi. Pada era revolusi industri 4.0, otomatisasi mesin telah menjadi target utama. Mesin telah dianggap sebagai pengganti untuk bekerja tanpa campur tangan manusia lagi,” jelasnya.

Tak hanya itu yang membuat acara ini menjadi lebih penuh antusias para peserta adalah kehadiran dari bintang tamu, Skinny Fabs. Pria yang memiliki nama asli Andhika Wira. Saat talkshow berlangsung Skinny Fabs mengatakan bahwa sebagai pembelajar, anak-anak muda tidak perlu takut dalam berbahasa Inggris.

“Kita tidak usah takut dalam berbahasa inggris, mau itu masih salah grammar-nya, salah pronunciation-nya. Tidak apa-apa yang penting ngomong saja, meski saya saat SMA pernah diejek teman-teman karena menggunakan bahasa Inggris saat komunikasi. Tapi terasa manfaatnya sekarang,” ungkapnya.

Selaku koordinator acara Rahmad Rifandi mengungkapkan harapan agar acara ini bisa lebih baik lagi nantinya. “Semoga acara ini menjadi lebih baik lagi dan kedepan nya infonya lebih berguna begitu serta pesertanya lebih banyak lagi.”

Di akhir acara ditutup dengan pembagian DoorPrize. “Acara ini penting diikuti karena ada saja pelajaran yang dipetik, terus merasakan ketemu dengan idola. Motivasi saya itu belajar bahasa inggris dalam acara ini,” ungkap Fadia Nur pelajar SMA Safiatul Medan yang merupakan salah satu peserta.

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Foto Cover

Melatih Kemampuan Public Speaking Lewat Exclusive Class

On The Stage kembali menghadirkan Exclusive Class yang ke-18 dengan tema “Build Confidence With Public Speaking.” Kegiatan yang diikuti oleh sembilan orang peserta ini diselenggarakan di kantor On The Stage, MiaMiu Place Lt.2, Setia Budi Center B1-B2. Acara ini bertujuan untuk membangun dan melatih kemampuan peserta dalam public speaking.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *