Home / Jalan-Jalan / Nasi Goreng Bombay, Nasi Goreng Tanpa Nasi

Nasi Goreng Bombay, Nasi Goreng Tanpa Nasi

Sumber foto: https://nonikhairani.com/2015/08/24/medan-little-china-town-asia-mega-mas/

Erika Sihite

Pijar, Medan. Medan sebagai kota kuliner tidak habis-habisnya menyuguhkan makanan uniknya. Mulai dari makanan manis, pedas, asam, asin, maupun perpaduan rasanya, membuat siapa pun yang datang ke kota ini betah untuk berlama-lama dan seakan tak ingin pulang ke kota asalnya. Tidak perlu susah payah untuk mencari, kita bisa menemukan nya dimana pun kita berada. Baik di tempat mewah seperti restoran sampai makanan kaki lima sekali pun yang pastinya tidak kalah menggiurkan selera kuliner kita.

Nasi Goreng Bombay salah satunya. Jika menilik namanya, umumnya kita akan berpikiran bahwa makanan ini berbahan dasar nasi dengan campuran bawang Bombay. Nyatanya, makanan ini sangat berbeda dengan namanya. Bagaimana tidak, nasi yang menjadi bahan dasar nasi goreng tidak akan kita temukan di dalam olahan ini.

Makanan asli dari India ini, uniknya mengganti nasi dengan roti cane yang di cincang halus dan di campur dengan bawang bombay, cabai, kentang, dan suwiran daging ayam. Tak ketinggalan juga, untuk menambah kenikmatan hidangan unik ini, biasanya nasi goreng bombay ini akan dipasangkan dengan semangkuk kuah kari dan acar berupa bawang peking, timun dan cabai yang akan menimbulkan sensasi asam manis gurih saat bersentuhan dengan lidah.

Cara pembuatannya juga lumayan unik sehingga menarik perhatian. Karena saat proses memasak, roti cane akan di cincang dengan suara yang kuat. Awalnya, sedikit terkejut dengan gertakan yang ditimbulkan, tetapi jika diperhatikan lama-kelamaan menarik juga dan semakin mengundang selera.

Olahan unik ini biasanya dijual di gerai martabak sekitaran pasar petisah, Setia Budi Padang Bulan dan Lapangan Merdeka. Seperti gerai Best Mama Martabak milik Risma Natalia yang terletak di Jalan Kota Baru III Petisah ini salah satunya. Sebagai pemilik, Risma mengatakan bahwa nasi goreng Bombay menjadi salah satu menu andalan tokonya. Saat pelanggan bertanya tentang nasi goreng bombay, Risma akan langsung menjelaskan kalau roti cane yang menjadi nasinya. “Nasi goreng bombay emang pakai bawang Bombay, tapi nasi nya tidak ada,” ujar Risma.

Gerai yang di jalan kan oleh Risma dan suami nya ini buka mulai pukul 12.00 sampai jam 18.30 WIB. Selain nasi goreng Bombay, mereka juga menyediakan olahan roti cane lain nya seperti martabak mesir, martabak telur, roti cane komplit. Untuk pelanggan anak muda, kebanyakan mereka akan memesan roti cane coklat keju atau nasi goreng Bombay. Sedangkan orang tua biasanya memesan roti cane gula.

Untuk makanan ini, harga yang ditawarkan tidak akan merogoh kocek begitu dalam kok. Apalagi buat para mahasiswa. Sobat Pijar sudah bisa menikmati nasi goreng bombay unik ini hanya dengan Rp20.000 per porsinya. Bagaimana sobat Pijar? Tertarik untuk mencoba?

Redaktur Tulisan: Annisa Rahmi

 

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: https://sajiansedap.grid.id

Jongkong, Takjil Khas Masyarakat Melayu yang Menggoda.

Jongkong banyak disukai karena rasanya yang manis dan gurih. Juga teksturnya lembut sehingga memanjakan orang yang menikmatinya. Harga jongkong sendiri bisa dibilang termasuk murah berkisar Rp8.000-Rp10.000 per bungkusnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *