Home / Berita / Tikar Tensi, Aksi Dana Sekaligus Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat

Tikar Tensi, Aksi Dana Sekaligus Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat

Aisha Tania Sinantan Sikoko

Pijar, Medan. Divisi Dana dan Usaha Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat (IMPM) USU kembali mengadakan kegiatan Tikar Tensi untuk kesekian kalinya. Kegiatan kali ini dilaksanakan sejak pukul 07.00 bersamaan dengan acara Car Free Day di area sekitar Merdeka Walk pada Minggu (31/3).

“Karena kan kami buka lapak istilahnya. Jadi buka lapak ini dengan tikar dan dinamakan tikar tensi karena kan hal yang pertama kali dilakukan sebelum cek kesahatan itu kan menensi. Yaudah, jadi buka lapak dengan tikar sekalian tensi,” jawab Nur Fajrina Arwan nasution selaku sekretaris umum 1 IMPM USU ketika ditanya asal nama Tikar Tensi.

Sesuai dengan kepanjangan nama IMPM USU sendiri, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai perwujudan dari sikap peduli terhadap masyarakat terutama dalam hal kesehatan. Menurut mereka, kebanyakan masyarakat hanya tahu arti dari kata sehat dan mengaku dirinya sehat namun tidak pernah memeriksa kesehatan dirinya sendiri.

Dengan memeriksakan kesehatannya, masyarakat menjadi lebih tahu dan mengerti bagaimana sebenarnya sehat itu serta diharapkan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan minimal 3 hingga 6 bulan sekali. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari usaha penggalangan dana oleh Divisi Dana dan Usaha IMPM USU selaku penyelenggara kegiatan.

Kegiatan ini menyediakan kepada masyarakat seputar pemeriksaan kesehatan seperti cek tensi, kolesterol, dan kadar gula darah yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Walk pada Sabtu (31/3). (Fotografer: Dwi Harizki)
Kegiatan ini menyediakan kepada masyarakat seputar pemeriksaan kesehatan seperti cek tensi, kolesterol, dan kadar gula darah yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Walk pada Sabtu (31/3). (Fotografer: Dwi Harizki)

Kegiatan Tikar Tensi menyediakan jasa untuk mengecek asam urat dengan biaya Rp10.000, cek kolestrol Rp30.000, dan cek kadar gula darah (KGD) sebesar Rp10.000. Untuk mengurangi pengeluaran, mereka juga memberikan tawaran paket hemat sebesar Rp45.000 untuk melakukan pengecekan asam urat, kolesterol, dan KGD sekaligus.

Selama kegiatan berlangsung, terlihat beberapa masyarakat yang kebetulan pada saat itu mengikuti acara Car Free Day di sekitaran Merdeka Walk mengunjungi lapak Tikar Tensi dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Peserta pemeriksaan kesehatan pun beragam, mulai dari remaja hingga lansia juga turut berpartisipasi.

“Bukan hanya di keramaian-keramaian seperti minggu gini untuk masyarakat, tapi mungkin bisa dicoba ke masjid-masjid. Misalnya siap sholat jumat gitu kan. Jadi mana tahu ada dari jemaah dari sholat jumat itu kan ratusan tuh yang membutuhkan cek atau pemeriksaan kesehatan. Mungkin bisa sinergi aja dengan masjid. Ada 1087 masjid di Kota Medan,” ucap Fajri Syah Reza (39), salah satu peserta kegiatan Tikar Tensi sebagai harapan kedepannya untuk kegiatan ini.

(Redaktur Tulisan: Intan Sari)

 

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto : Dokumentasi Panitia

Senam Penguin Mitigasi, Cara Unik Pengingat Menghadapi Erupsi

Pijar, Medan. Senam Penguin Mitigasi, itulah namanya. Senam ini diciptakan khusus. Gerakan-gerakannya mengandung makna. Pesan-pesan yang terkandung dalam senam tersebut memiliki arti perihal cara-cara mengantisipasi terpaan erupsi Gunung Sinabung. Gerakan-gerakannya mengambarkan hal-hal yang harus dilakukan saat terpaan erupsi melanda secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *