Home / Berita / Yudisium Ilmu Komunikasi USU, Mempererat Hubungan Sebelum Perpisahan
image

Yudisium Ilmu Komunikasi USU, Mempererat Hubungan Sebelum Perpisahan

Hidayat Sikumbang

Pijar, Medan. Program Studi Ilmu Komunikasi kembali menyelenggarakan Yudisium pada Senin, (20/05). Ini merupakan Yudisium perdana setelah sekian lama Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi vakum menyelenggarakan Yudisium. Acara dimulai pada pukul 16.30 WIB serta dihadiri oleh para dosen prodi Ilmu Komunikasi.

Yudisium ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud syukur berbangsa dan bernegara. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan doa agar acara Yudisium dapat berlangsung lancar dan khidmat. Muryanto Amin selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan oleh Ilmu Komunikasi sejauh ini cukup positif.

“Prodi Ilmu Komunikasi adalah salah satu jurusan yang banyak diminati di Universitas Sumatera Utara. Prodi ini juga telah menghasilkan lulusan yang mumpuni di bidangnya. Yudisium kali ini juga sebagai bukti, hubungan silaturahmi antara mahasiswa, dosen, dan orangtua bisa terjalin,” tutur Muryanto.

Dewi Kurniawati selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi juga memberikan apresiasinya mengenai Yudisium yang berlangsung. Menurutnya, apa yang telah dicapai oleh para mahasiswa adalah wujud dari eratnya hubungan antara mahasiswa, dosen, dan orangtua.

Dekan FISIP USU, Muryanto Amin menyampaikan kata sambutannya dalam Yudisium di Aula Serbaguna FISIP USU. (20/5) (Fotografer: Dwi Harizki)
Dekan FISIP USU, Muryanto Amin menyampaikan kata sambutannya dalam Yudisium di Aula Serbaguna FISIP USU. (20/5)
(Fotografer: Dwi Harizki)

“Yudisium ini sebenarnya tujuannya yakni untuk mempererat hubungan antara dosen dan mahasiswa, serta orangtuanya. Ini juga sebagai bukti bahwa kita berhasil menciptakan lulusan yang unggul, (dan) yang terbaik,” tuturnya.

Sementara itu,  mahasiswa Peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertingg (3,92), Dufeldip Kaur menuturkan bahwa pencapaian yang ia raih hingga sekarang ini tak terlepas dari dukungan orangtua dan para dosen yang dengan penuh kesabaran mengajarkan ilmu pengetahuan kepada mahasiswanya.

“Saya merasakan suasana yang sangat hangat dan akrab, Yudisium sangat penting untuk mengikat tali silaturahmi antara orang tua dan para dosen, Yudisium juga merupakan wadah dimana kami diserahkan kembali kepada orang tua kami setelah dibimbing oleh para dosen yang berperan sebagai orangtua kedua di kampus, jadi saya turut berbahagia karena dapat mengikuti Yudisium perdana ini,” tutur Dufel.

Ia juga mengungkapkan rasa bangganya sebagai peraih nilai tertinggi dan berhasil mewakili FISIP sebagai lulusan terbaik. “Saya pastinya merasa sangat terharu dan bangga dapat menjadi perwakilan wisudawan terbaik FISIP karena saya yakin hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha, perjuangan saya selama 3,5 tahun untuk membanggakan kedua orang tua saya tercapai. Selain itu, saya juga senang dapat berkontribusi dalam mengharumkan nama Ilmu Komunikasi FISIP,” tambahnya.

Redaktur Tulisan: Intan Sari

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG_0636

Batman 3.0: Menggores dengan Hati, Peduli terhadap Warisan Negeri

Peringatan Hari Batik Nasional memang sudah lewat, tetapi semangat untuk melestarikan warisan negeri tidak boleh pudar. Batik-Batik di Taman 3.0 (Batman 3.0) adalah sebuah kegiatan sekaligus program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Fakultas Psikologi Universitas Sumatra Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (12/10), bertempat di Taman Tengah Fakultas Psikologi USU.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *