Home / Olahraga / Olahraga-Olahraga Aneh yang Diperlombakan

Olahraga-Olahraga Aneh yang Diperlombakan

Sumber Foto: s.kaskus.id

Frans Dicky Naibaho

Pijar, Medan. Berolahraga merupakan suatu aktivitas yang perlu dilakukan oleh setiap orang. Tidak ada batasan umur untuk berolahraga. Bagi para generasi muda, berbagai macam jenis olahraga bisa menjadi pilihan untuk dilakukan setiap hari. Mulai dari sepakbola, basket, renang dan masih banyak jenis olahraga lain. Berbeda halnya dengan orang tua yang hanya bisa melakukan olahraga ringan seperti senam dan jogging.

Olahraga-olahraga mainstream tentu tidak lagi memiliki keistimewaan khusus bagi kamu, namun ternyata banyak sekali olahraga-olahraga unik yang mungkin saja tidak masuk akal disebut olahraga bagi kamu, namun eksis di Dunia. Beberapa olahraga unik di Dunia ialah seperti Zorbing, Bosaball, dan Gurning Contest. Penasaran? Yuk, kita bahas satu-persatu.

  1. Olahraga Zorbing

Mendengar kata ‘zorbing’ sepertinya tidak bisa menjelaskan jenis olahraga seperti apa olahraga yang satu ini. Zorbing merupakan olahraga bergulir yng bertujuan untuk menuruni bukit menggunakan bola transparan yang terbuat dari bahan plastik. Olahraga ini eksis di kalangan masyarakat Inggris, namun pertama sekali dikenalkan di Roturua, Selandia Baru.

Permainan olahraga yang dilakukan di perbukitan atau lereng ini memiliki dua jenis bola, yaitu harnessed dan non harnessed. Jenis bola Harnessed bisa menampung satu hingga dua orang pemain didalamya, sedangkan non harnessed  mampu menampung hingga tiga orang. Olahraga yang satu ini pertama sekali ditemukan oleh David dan Andrew Akers.

 Zorbing termasuk sebagai olahraga ekstrim,  sebab lokasi permainannya yang termasuk cukup berbahaya dan jarak tempuh olahraga ini yang mencapai 1.5 Kilometer.  Apakah kamu ingin mencoba olahraga yang satu ini?

  1. Bossaball

 Olahraga yang satu ini tidak terlepas dari penggunaan bola. Jika kamu pernah memainkan olahraga Voli dan Capoera, Bossaball merupakan olahraga yang menggabungkan kedua cabang olahraga tersebut. Ditambah lagi dengan senam dan sepakbola yang terdapat di olahraga Bossaball ini, Bossaball dimainkan di atas sebuah lapang yang dialaskan oleh gabungan kantung udara dan trampoline.

Fleksibel, gesit, dan mampu berkordinasi merupakan kunci utama dalam permainan ini. Menurut Filip Eyckmans selaku penemu olahraga ini, menganggap bahwa menyatu padankan berbagai olahraga menjadi satu merupakan hal yang patut dicoba. Lantas, permainan bola ini dilakukan dengan 2 tim yang terdiri dari  3 sampai 5 pemain. Olahraga ini sudah cukup terkenal di dunia, negara-negara yang sudah memainkan olahraga ini yakni Brazil, Argentina, Meksiko, Spanyol, Jerman, Perancis dan masih banyak lagi. Kira-kira di Indonesia sendiri sudah ada tidak, yha?

  1. Gurning Contest

Gurning Contest merupakan salah satu pertandingan olahraga yang memilih peserta dengan muka paling buruk untuk dijadikan pemenang. Apa bila Anda berwajah pas-pasan hingga lebih buruk mungkin akan menyukai olahraga yang satu ini. Sebab ada kontes khusus orang jelek. Pertandingan Gurning datang dari Egremont Crab Fair di Inggris pada tahun 1297

Olahraga ini sendiri dinamakan dengan Gurning. Jika ditelaah secara mendasar, asal dari kata ‘Gurn’, yaitu diartikan dengan ekspresi wajah. Bagian-bagian wajah seperti bibir, dagu, hidung, pipi hingga gigi memiliki penilaian sendiri yang dapat menjadikan kamu sebagai pemenang.  Dalam kontes tersebut yang ditampilkan bukanlah ekspresi wajah terkeren, melainkan bagaimana cara seseorang dalam menampilkan ekspresi wajah yang terjelek. Karena pemenang dari kontes ini ialah seseorang dengan wajah yang paling jelek.

Seorang legenda yang terkenal dalam olahraga ini yaitu Peter Jackman, yang mana sejak tahun 1998 ia berhasil memenangi trofi 4 kali berturut-turut. Ada juga seorang wanita dengan catatan rekornya memenangi kompetisi hingga 28 kali. Nah apakah Gurning bisa dikatakan olahraga menurutmu?

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto : Google.co.id

Melakukan Pendakian untuk Mengenal Batas Diri

Melaksanakan kegiatan pendakian di gunung bukan hanya soal mencapai puncaknya, namun ada makna di setiap prosesnya. Belajar dari alam terbuka merupakan pengetahuan gratis yang bisa kita dapatkan dengan melakukan pendakian menuju puncak gunung. Keindahan alam akan sangat terasa, kebesaran Tuhan akan semakin nyata dan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *