Home / Berita / Senam Penguin Mitigasi, Cara Unik Pengingat Menghadapi Erupsi
Sumber Foto : Dokumentasi Panitia
Sumber Foto : Dokumentasi Panitia

Senam Penguin Mitigasi, Cara Unik Pengingat Menghadapi Erupsi

Widya Tri Utami

Pijar, Medan. Senam Penguin Mitigasi, itulah namanya. Senam ini diciptakan khusus. Gerakan-gerakannya mengandung makna. Pesan-pesan yang terkandung dalam senam tersebut memiliki arti perihal cara-cara mengantisipasi terpaan erupsi Gunung Sinabung. Gerakan-gerakannya mengambarkan hal-hal yang harus dilakukan saat terpaan erupsi melanda secara bertahap.

Erupsi Gunung Sinabung seolah tiada hentinya. Material-material dari gunung berapi ini berempuh-rempuh untuk keluar menuju ke permukaan bumi. Debunya, kian melapisi atap-atap rumah warga yang tinggal tidak jauh dari Gunung Sinabung. Menghalau segarnya hirup udara yang masuk.

Mereka tidak tahu. Apabila erupsi datang, mereka harus menggunakan pelindung yang menutupi keseluruhan tubuh mereka ketika melarikan diri. Selama ini, mereka hanya berlari begitu saja, menghindari erupsi yang melanda tanpa menggunakan pelindung apapun.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Fatma Wardy Lubis, selaku Tim Peneliti dan juga salah satu Dosen Ilmu Komunikasi, ada banyak masyarakat yang belum membekali diri saat terjadinya erupsi. “Masyarakat yang terkena terpaaan erupsi Gunung Sinabung belum dibekali pengetahun yang memadai tentang bagaimana menghadapi erupsi Gunung Sinabung. Padahal dampak dari terpaan itu sendiri sangat tidak baik bagi kesehatan,” ungkap Fatma.

Melihat mirisnya keadaan yang dihadapi warga sekitar, Fatma bersama timnya mengunjungi Desa Kuta Rakyat dan Desa Payung di Kabupaten Karo untuk melakukan pengabdian masyarakat demi meminimalisir dampak dari terpaan erupsi. Mereka mengajarkan warga sekitar yang terdiri dari lansia, pemuda, dan anak-anak pengetahuan mengenai bencana Gunung Sinabung dan antisipasi yang dapat dilakukan ketika menghadapinya pada Minggu, (21/07) hingga Jum’at (26/07).

Berbeda kelompok umur, berbeda pula cara mereka memberikan penyuluhan. Terdapat hal unik yang mereka lakukan ketika memberika penyuluhan anak-anak di sana terkhusus kepada anak-anak yang duduk di bangku 6 SD yang tergabung dari 3 sekolah yang ada di kedua tersebut. Tak mau kalah, para lansia pun ikut mempelajari senam ini. Lagu yang diputar pun beragam, bisa lagu senam penguin maupun lagu-lagu etnis Karo.

Pemenang lomba permainan di SD 1 Kuta Rakyat Kec. Naman Teran (26/07) (Sumber Foto : Dokumentasi Panitia)
Pemenang lomba permainan di SD 1 Kuta Rakyat Kec. Naman Teran (26/07) (Sumber Foto : Dokumentasi Panitia)

Diva Vania, Shella Tan, Mickhael Rajagukguk dan Juanda Elisabeth E. Siahaan adalah pelopor-pelopor dari terciptanya Senam Penguin Mitigasi yang berasal dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USU. Diadakan pula games dan kuis untuk mengingat kembali gerakan senam yang sudah diajarkan sehingga semakin menambah keceriaan penyuluhan ini.

Redaktur Tulisan : Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

(Fotografer: Talitha Nabilah)

PKKMB Fakultas Pertanian USU Tekankan Pentingnya Berorganisasi

Star Yeheskiel Munthe Pijar, Medan. Awan mendung turut mewarnai suasana Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *