Home / Berita / ASPIKOM SUMUT Bahas Media Baru dan Perubahan Sosial pada Konferensi Nasional Komunikasi (KNK) 2019
Fotografer : Dwi Harizki
Fotografer : Dwi Harizki

ASPIKOM SUMUT Bahas Media Baru dan Perubahan Sosial pada Konferensi Nasional Komunikasi (KNK) 2019

Arsy Shakila Dewi

Pijar, Medan. Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Korwil SUMUT bekerja sama dengan Universitas Sumatra Utara (USU) mengadakan kegiatan Konferensi Nasional Komunikasi (KNK) 2019. Mengusung tema “Media Baru dan Perubahan Sosial”, KNK 2019 berlangsung di Hotel Niagara Parapat, Jumat (20/9).

KNK 2019 mengundang beberapa keynote speakers yaitu Edy Rahmayadi yang diwakilkan oleh Muhammad Ayyub selaku Plt. Dinas Kominfo dan Prof. Dr. Runtung Sitepu yang diwakilkan oleh Dekan Fisip USU yaitu Dr. Muriyanto Amin. Kegiatan konferensi ini terselenggara dengan sukses berkat dukungan beberapa sponsor yaitu Pemko Medan, PT Asian Agri, PT Bank Sumut, Media Indonesia, Metro TV, Hotel Niagara dan PT Inalum.

Konferensi ini dibuka oleh Dekan FISIP USU, Dr. Muriyanto Amin. Dalam sambutannya, Muriyanto mengatakan bahwa penggunaan media baru khususnya media sosial penting digunakan secara positif karena akan menghasilkan peradaban kemanusiaan. Tetapi bila dalam penggunaan media digunakan secara negatif, akan menjadi musibah kemanusiaan. “Bahwa media baru seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain sudah menjadi bagian penting bagi kehidupan kita. Jika dikelola secara positif maka akan menghasilkan peradaban kemanusiaan tetapi jika dilakukan secara negatif maka akan berpotensi menjadi musibah kemanusiaan,” sebut Dekan FISIP USU sekaligus membuka kegiatan KNK 2019.

Kegiatan dilanjutkan dengan Semiloka Pertama yang mewakili tiga institusi, yakni Asian Agri, Bank Sumut, dan Media Indonesia. Pengisian materi pertama mengenai media dan perubahan sosial yang dibawakan oleh Usman Kamsong (Media Indonesia), materi II mengenai sawit dan Asian Agri oleh Maria Sidabutar (Asian Agri) serta Digital Banking oleh Heru Mardiansyah (Bank Sumut) yang mendiskusikan apa yang sudah dicapai dalam menggunakan media sosial pada perusahaan dalam konteks perubahan sosial dan juga mengenai isu-isu terkini tentang media baru (new media) dan perubahan sosial. Setelah itu, masuk ke sesi tanya jawab yang berlangsung menarik.

Untuk Semiloka kedua, pemateri berasal dari kalangan akademisi yaitu: Dr. Muhammad Sulhan (Ketua ASPIKOM Pusat), Dr. Puji Lestari (Ketua APJIKI Pusat), dan Dr. Dadang Rahmat Hidayat. Mereka mendiskusikan mengenai media baru (new media) dan perubahan sosial dari sudut pandang akademisi.

Foto 2: Para Narasumber saat sedang menyampaikan materi media baru dan perubahan sosial di Hotel Niagara, Parapat (20/9) (Fotografer : Dwi Harizki)
Para Narasumber saat sedang menyampaikan materi media baru dan perubahan sosial di Hotel Niagara, Parapat (20/9) (Fotografer : Dwi Harizki)

KNK ini juga menjadi sarana bagi setidaknya sembilan perguruan tinggi untuk mempublikasikan jurnal-jurnalnya. Disepakati oleh kedua belah pihak atas kerja sama yang tertuang dalam penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Jurnal Komunikasi FISIP USU dengan Asosiasi Penerbit Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) sebagai luaran publikasi jurnal dari paper yang dikirimkan.

KNK 2019 menyajikan 50 makalah yang bersumber dari berbagai universitas nasional yang ada di Indonesia. Dalam penyajian paper, pemakalah dibagi menjadi 2 panel diskusi yaitu, panel A yang dimoderatori oleh Dr. Nurbani dan panel C dimoderatori oleh Drs. Syafruddin Pohan. Peserta pada panel B dialokasikan ke panel A atas pertimbangan panitia.

Ketua Panitia KNK 2019, Dra. Dewi Kurniawati mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebagai acara tahunan ASPIKOM SUMUT. Ia juga berpesan semoga dengan diadakannya kegiatan ini menjadi wadah para akademisi maupun praktisi ilmu komunikasi dalam menuangkan ide dan inovasi terbaru untuk tujuan perubahan sosial yang lebih baik di masyarakat serta lingkungan sekitar dalam menyikapi kehadiran media baru seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, Line dan lainnya. “Semoga Kegiatan Konferensi Nasional Komunikasi (KNK) 2019 menjadi wadah para akademisi dan praktisi ilmu komunikasi menuangkan ide dan pemikiran dalam menyikapi kehadiran media baru dan perubahan sosial bagi masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Noviawan Rasyid, selaku peserta sekaligus pemakalah pada KNK 2019 mengatakan kegiatan ini sangat baik sejak dari penyambutan serta rasa kekeluargaan yang terjalin akrab. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma Jakarta tersebut juga menyatakan bahwa pemilihan tempat untuk konferensi ini strategis. “Ini kali pertama saya mengikuti konferensi di luar Jabodetabek dan pertama acara ini penyambutannya bagus, pemilihan tempatnya juga bagus, rasa kekeluargaannya mantap, dapet dan secara keseluruhan acaranya bagus dan untuk tahun ke depannya jika acara ini diadakan lagi agar lebih prepare untuk masalah tempat presentasi,” tutupnya.

Ia pun berharap untuk peserta yang mengikuti kegiatan ini lebih banyak dikarenakan luaran publikasi jurnal sangatlah penting tidak hanya untuk akademisi dan praktisi, tetapi semua kalangan dan lebih dipersiapkan secara baik untuk tempat presentasi serta tema agar mengikuti perkembangan. Kegiatan Konferensi Nasional Komunikasi (KNK) 2019 ditutup dengan foto bersama pemakalah dan narasumber serta makan malam bersama di Hotel Niagara, Parapat.

Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: instagram.com

Membangun Brand Awareness melalui Virtual Class Public Speaking

Pijar, Medan. Kemampuan public speaking di dunia yang serba komunikatif saat ini sangat berguna untuk membangun brand awareness di bidang bisnis. Oleh sebab itu, salah satu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara, Aisyah, S. E., M. Si, menyelenggarakan Virtual Class yang di buka untuk umum. Dengan mengusung tema “Improve Your Public Speaking”, bersama Sherly Annavita Rahmi, seorang youth influencer sekaligus public speaker yang dilakukan secara live streaming melalui Instagram pada Sabtu, (16/05) pukul 14.30-15.30 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *