Home / Berita / Jawab Tantangan dari Bandung, Medan Perkenalkan Tari Ahooi Khasnya Kota Medan
(Fotografer :Talitha Nabilah Ritonga)
(Fotografer :Talitha Nabilah Ritonga)

Jawab Tantangan dari Bandung, Medan Perkenalkan Tari Ahooi Khasnya Kota Medan

Talitha Nabilah Ritonga

Pijar, Medan. Dinas Pariwisata Kota Medan bekerja sama dengan Kover Magazine berhasil menjawab tantangan dari Kota Bandung dengan menggelar flashmob Tari Ahooi, Minggu (15/09). Sekitar 3000 peserta telah memadati Lapangan Merdeka Medan sejak pukul 08.00 WIB  untuk mengikuti flashmob Tari Ahooi. Acara yang mengundang antusiasme masyarakat Medan ini dibuka dengan lagu Indonesia Raya 3 stanza yang kemudian langsung dilanjutkan dengan Tari Ahooi.

Mengusung tajuk tagar Seberapa Indonesianya Kamu, acara ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata kota Medan, Drs. Agus Suriyono serta pejabat Pemko Medan lainnya. Di Kota Medan sendiri memang sedang menggalak-galakkan Tari Ahooi ini sebab, Tari Ahooi merupakan salah satu seni yang memersatukan keberagaman suku dan budaya yang ada di Kota Medan itu sendiri.

Peserta mengenakan baju adat saat menarikan tarian Ahooi (15/9) (Fotografer : Talitha Nabilah Ritonga)
Peserta mengenakan baju adat saat menarikan tarian Ahooi (15/9) (Fotografer : Talitha Nabilah Ritonga)

“Agar lebih dikenal, Tari Ahooi ini harus sering digelar untuk membiasakan warga. Tarian ini memang masih baru, namun ini adalah salah satu khas Kota Medan yang akan selalu diterapkan di masa yang akan datang. Tarian ini adalah pemersatu Kota Medan. Apalagi dengan adanya acara seperti ini, sangat bangga bisa menjawab tantangan dari Bandung untuk memperkenalkan bahwa Kota Medan itu punya tarian khusus yaitu Tari Ahooi,” ucap Akhyar Nasution.

Ribuan peserta memancarkan kebahagiaan penuh tawa, berbaris rapi dengan balutan baju merah putih dan serentak menari Ahooi secara suka cita. Gunawan salah satu peserta flashmob ini mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Medan. Bagaimana tidak, ia berpendapat acara yang terbilang meriah ini dapat meningkatkan kebersamaan masyarakat Kota Medan sendiri.

Ribuan peserta flashmob tarian Ahooi (15/9) (Fotografer :Talitha Nabilah Ritonga)
Ribuan peserta flashmob tarian Ahooi (15/9) (Fotografer :Talitha Nabilah Ritonga)

Boydo Panjaitan selaku CEO Kover Magazine menerangkan bahwasanya dalam kurun waktu 14 hari Medan telah berhasil menjawab tantangan ini dengan mengundang komunitas-komunitas di Kota Medan serta mengajak pemerintah untuk bergabung dalam tantangan ini. Menjadi kota ketiga setelah Jakarta dan Bandung, kini Medan menantang Jember, Bengkulu, dan Makassar dengan tagar Seberapa Indonesianya Kamu.

Boydo berharap agar kota yang ditantang Medan bisa mengumpulkan masa yang lebih banyak dan harus bisa menjawab tantangan ini. “Harapan saya harus bisa lebih banyak dari Medan, harus bisa menjawab tantangan ini, jangan mau kalah. Indonesia bersatu. Jangan mau diacak-acak, jangan mau diobok-obok  oleh pihak lain yang tidak senang dengan kesatuan Indonesia ini,” harapnya.

Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG_0636

Batman 3.0: Menggores dengan Hati, Peduli terhadap Warisan Negeri

Peringatan Hari Batik Nasional memang sudah lewat, tetapi semangat untuk melestarikan warisan negeri tidak boleh pudar. Batik-Batik di Taman 3.0 (Batman 3.0) adalah sebuah kegiatan sekaligus program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Fakultas Psikologi Universitas Sumatra Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (12/10), bertempat di Taman Tengah Fakultas Psikologi USU.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *