Home / Hiburan / Film / Midnight Runners : Pencarian yang Mendebarkan
Sumber Foto: google.com
Sumber Foto: google.com

Midnight Runners : Pencarian yang Mendebarkan

Patricia Astrid

Pijar, Medan. Industri perfilman Korea bagai tidak kenal lelah dalam menyuguhkan cerita-cerita baru bagi para penggemarnya. Segala jenis genre film mulai dari romance, horror, adventure, family, comedy hingga action dapat diproduksi dengan kualitas dan alur cerita yang segar dan menarik. Seperti halnya film bergenre action-comedy yang berjudul Midnight Runners. Film arahan sutradara Jason Kim ini menyuguhkan alur cerita yang berhasil menghibur para penontonnya selama 109 menit durasi tayang.

Film ini bercerita tentang kehidupan dua orang pemuda yang menempuh pendidikan di Universitas Kepolisian. Keduanya mempunyai latar belakang keluarga yang berbeda. Park Ki Joon (Park Seo Joon) adalah seorang anak dari keluarga yang kurang mampu sehingga membuatnya memilih bersekolah di Universitas Kepolisian karena biaya pendidikan yang gratis. Sedangkan Kang Hee Yol (Kang Ha Neul) adalah seorang anak pedagang daging yang dulunya bersekolah di sekolah khusus sains, namun tertarik masuk kedalam Universitas Kepolisian karena ingin mencoba sesuatu yang baru. Persahabatan kedua pemuda ini bermula ketika Ki Joon secara sukarela membantu Hee Yol yang saat itu sedang terkilir untuk mendaki gunung ketika menjalani tes di akademi kepolisian.

Dua lelaki ini kemudian menjadi sahabat dan menjalani hari-hari mereka sebagaimana layaknya mahasiswa Universitas Kepolisian. Hingga di suatu hari mereka memutuskan untuk mengambil waktu cuti sehari dan bermain-main sejenak menikmati hiruk pikuk kota. Disaat ini lah mereka bertemu dengan sosok perempuan cantik yang tidak sengaja lewat dihadapan mereka, yang membuat Ki Joon dan Hee Yol kemudian berlomba-lomba untuk meminta nomor wanita tersebut. Namun, nahasnya mereka secara tidak sengaja melihat wanita tadi diculik oleh  sekelompok mafia.

Hal ini yang membuat Ki Joon dan Hee Yol kemudian memutuskan untuk membantu memecahkan masalah penculikan wanita tadi dengan mencari-cari barang bukti yang ada. Usut punya usut, para mafia ini menculik para wanita untuk diambil sel telurnya secara paksa lalu dijual dengan harga mahal ke klinik kesuburan. Walaupun dengan keterbatasan pengalaman lapangan yang dimiliki kedua pemuda ini, mereka tetap bersikeras untuk memecahkan kasus penculikan yang dilakukan oleh sekelompok mafia ini. Namun, usaha kedua sahabat ini untuk menyelamatkan para wanita yang diculik gerombolan mafia kerap kali berada diambang keputusasaan untuk menyerah akan birokrasi kepolisiaan yang ketat. Akankah mereka menyerah?

Midnight Runners berfokus kepada rentetan peristiwa yang terjadi pada latar waktu satu malam. Alur yang menarik dan sulit untuk ditebak serta bumbu-bumbu humor yang ada di dalam Midnight Runners membuat para penonton merasa terkesima dan terhibur usai menonton Film ini. Menyabet penghargaan Grand Bell Award for Best New Actor yang dimenangkan oleh Park Seo Joon dan juga sutradara Jason Kim yang masuk ke dalam nominasi Best New Director menambah satu lagi penghargaan bagi film Korea dalam industri film Hollywood. Jadi, tunggu apalagi sobat Pijar?

Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

(Sumber Foto: jawapost.com)

Realita Industri Televisi Indonesia di Film Pretty Boys

Pijar, Medan. Di tengah ramainya film komedi dengan konsep reborn hingga film yang dibintangi oleh komika di Indonesia, duo VinDest (Vincent dan Desta) menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Lewat production house milik dua sahabat ini, The PRETTY BOYS Pictures bekerjasama dengan Anami Films, mereka menyajikan film ‘Pretty Boys’ untuk penikmat film Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *