Home / Berita / Sejarah Hari ini: Selamat Hari Bahasa Isyarat Internasional
Sumber Foto: Google
Sumber Foto: Google

Sejarah Hari ini: Selamat Hari Bahasa Isyarat Internasional

Ainun Putri Lubis

Pijar, Medan. Selamat hari bahasa isyarat internasional. Tepat dua tahun silam, pada tanggal 23 September 2017, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan tanggal tersebut sebagai hari bahasa isyarat internasional.

Fakta menariknya, hari bahasa isyarat internasional ditetapkan pada tanggal tersebut karena bertepatan dengan kongres pertama tuli dunia yang jatuh pada tanggal 23 September 1951 di Italia, dan merupakan hasil diskusi dari World Federation of the Deaf bersama PBB.

Peringatan hari bahasa isyarat bertujuan agar para pemilik keistimewaan, yaitu teman tuli, juga mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat lainnya, salah satunya hak untuk mendapatkan informasi.

Huruf-huruf bahasa isyarat (Sumber Foto: Google)
Huruf-huruf bahasa isyarat (Sumber Foto: Google)

Di Indonesia sendiri, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah mengingatkan komitmen yang pernah disampaikan lembaga penyiaran saat proses perpanjangan izin penyiaran. Salah satunya komitmen tersebut yakni mengakomodasi para pemilik keistimewaan (teman tuli) untuk mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh informasi.

Ajakan untuk kita mempelajari bahasa isyarat juga sudah mulai digerakkan. Pada beberapa tempat umum seperti di commuter line sudah ditempeli poster dengan huruf bahasa isyarat. Bahasa isyarat bukan hanya untuk teman tuli, tetapi teman dengar juga wajib mempelajarinya, karena “dengan bahasa isyarat semua orang terlibat.”

Sebagai penerus bangsa yang baik, tidak ada salahnya jika kita mau untuk belajar dan mencoba memahami teman tuli dengan mempelajari cara berkomunikasi mereka. Nah, yuk Sobat Pijar kita lestarikan dan mulai belajar bahasa isyarat, karena kita semua sama. teman tuli juga bisa berjaya dan berkarya di tengah masyarakat.

(Redaktur Tulisan: Intan Sari)

 

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG_0636

Batman 3.0: Menggores dengan Hati, Peduli terhadap Warisan Negeri

Peringatan Hari Batik Nasional memang sudah lewat, tetapi semangat untuk melestarikan warisan negeri tidak boleh pudar. Batik-Batik di Taman 3.0 (Batman 3.0) adalah sebuah kegiatan sekaligus program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Fakultas Psikologi Universitas Sumatra Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (12/10), bertempat di Taman Tengah Fakultas Psikologi USU.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *