Home / Olahraga / Takluk di GBK, Indonesia Lengah, Malaysia Tersenyum Merekah.

Takluk di GBK, Indonesia Lengah, Malaysia Tersenyum Merekah.

Sumber Foto: Tirto.Id

Christian Yosua Halawa

Pijar, Medan. Kejutan terjadi pada pertandingan Indonesia melawan Malaysia dalam pertandingan perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022 Group G di Zona Asia. Indonesia sebagai tuan rumah harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor akhir pertandingan 2-3 dengan kemenangan milik Malaysia. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Sebelum pertandingan ini dimulai besar harapan dan keyakinan dari rakyat Indonesia untuk melihat timnas Indonesia dapat menang pada laga perdana melawan timnas Malaysia. Ada banyak faktor yang mendukung keoptimisan para pendukung setia timnas Indonesia ini.

Pertama, pertandingan ini akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), kandang Indonesia di mana timnas akan mendapat dukungan penuh puluhan ribu pendukung fanatik dari timnas Indonesia yang sudah memadati isi stadion. Kedua, Indonesia dan Malaysia dalam sejarah setidaknya sudah 95 kali bertemu dalam berbagai pertandingan dalam segala ajang. Tim Merah Putih mendominasi dengan merebut 39 kemenangan. Sedangkan Malaysia memenangkan 35 laga dan sisanya sebanyak 21 pertandingan berakhir dengan skor imbang. Terlebih dalam dua pertemuan terakhir timnas Garuda dapat melibas timnas Malaysia dengan kemenangan skor telak.

Babak pertama dimulai, timnas garuda langsung bermain agresif dimenit menit awal dan mengambil alih kendali jalannya pertandingan. Timnas Merah Putih yang pimpin oleh Andritany dan kawan kawan bermain bagus dan menciptakan peluang demi peluang untuk mencetak gol ke gawang timnas Malaysia. Indonesia membuka keunggulan di menit ke – 12. Dari sisi sayap kanan pemain muda Indonesia, Saddil Ramdani berhasil membuat para bek Malaysia tertipu dengan pergerakannya, megirim umpan mendatar yang disambar langsung oleh penyerang haus gol timnas garuda, Beto Goncalves dengan sepakan kaki kanan. Indonesia unggul 1-0 atas Timnas Malaysia.

Gol pembuka dari timnas garuda jelas membuat pertandingan semakin panas, peluang kembali terus diciptakan oleh timnas garuda di dalam pertahanan timnas Malaysia yang bermain seperti tanpa arah. Namun, penyelesaian akhir timnas garuda ke gawang Malaysia kurang tenang sehingga membuang banyak peluang. Peluang timnas garuda banyak tercipta melalui pergerakan lincah dari kedua pemain sayap garuda yaitu Andik Vermansah sayap kiri dan Saddil Ramdani di sayap kanan.

Setelah banyak peluang timnas garuda yang gagal, timnas Malaysia mulai keluar dari tekanan. Mencoba memberi serangan balim yang cepat, efektif, dan mematikan. Muhamadou Sumareh pemain timnas Malaysia yang baru masuk lapangan dari bangku cadangan pemain langsung memberi dampak besar dalam pertandingan setelah menggantikan pemain timnas Malaysia lainnya Muhammad Hadin Azman. Berawal dari serangan balik, timnas Malaysia memanfaatkan kelengahan Indonesia sehingga Sumareh terbebas tanpa kawalan bek timnas Indonesia dan menendang bola ke sisi kiri tiang gawang Indonesia sehingga bola masuk kedalam gawang Indonesia yang mengbah skor 1-1 dimenit ke-37.

Gol dari timnas Malaysia tersebut membuat timnas Indonesia kembali semangat untuk mencetak gol lagi. Kedudukan imbang hanya bertahan beebrapa waktu saja. Indonesia langsung membalas dengan serangan balik dari tendangan melengkung Alberto Goncalves di menit ke-38 yang tidak bisa di bendung kiper Malaysia Farizal Marlias sehingga mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan timnas Indonesia. Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan keunggulan timnas Indonesia.

Babak kedua dimulai, gelandang serang Indonesia, Lilypaly hampir saja mencetak gol cepat ke gawang Malaysia setelah berhasil menipu bek lawan dengan pergerakannya, namun sayang tembakannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang Malaysia. Setalah peluang emas tersebut, secara mengejutkan timnas Malaysia berhasil menguasai jalannya babak kedua dan gantian mengancam Indonesia. Usaha Malaysia akhirnya membuahkan hasil lewat serangan balik di menit ke-66. Berawal dari kemelut di depan gawang Indonesia, timnas Malaysia berhasil menciptakan gol balasan lewat Syafiq Ahmad, gol yang lahir melalui sundulan kepala tersebut membuat skor menjadi seimbang 2-2.

Setelah gol kedua dari timnas Malaysia, permainan timnas merah putih semakin buruk dengan kesalahan kesalahan yang dibuat oleh pemain sendiri. Delapan menit tambahan waktu diberikan di ujung waktu babak kedua.Timnas Malaysia semakin ganas dan menggepur pertahanan Indonesia yang semakin rapuh. Akhirnya timnas Malaysia merobek gawang Indonesia untuk yang ketiga kalinya pada menit ke-97. Berawal dari serangan balik, Samareh berhasil membobol gawang Indonesia dan mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Skor 3-2 untuk kemenangan Malaysia bertahan sampai pertandingan selesai. Pertandingan di babak kedua berakhir dengan cukup memilukan. Indonesia tertunduk, lesu. Hasil ini juga kian menambah buruk rekor Indonesia tatkala berhadapan dengan Harimau Malaya.

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto : Google.co.id

Melakukan Pendakian untuk Mengenal Batas Diri

Melaksanakan kegiatan pendakian di gunung bukan hanya soal mencapai puncaknya, namun ada makna di setiap prosesnya. Belajar dari alam terbuka merupakan pengetahuan gratis yang bisa kita dapatkan dengan melakukan pendakian menuju puncak gunung. Keindahan alam akan sangat terasa, kebesaran Tuhan akan semakin nyata dan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *