Home / Berita / Pioneer Project Kenalkan Kembali Program YSEALI
Fotografer: Frans Dicky Naibaho
Fotografer: Frans Dicky Naibaho

Pioneer Project Kenalkan Kembali Program YSEALI

Frans Dicky Naibao / Alvin Fahriza Habib

Pijar, Medan. Pioneer Project, salah satu komunitas sosial di Kota Medan memperkenalkan YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) kepada Generasi Muda lewat YSEALI dan Leadership Sharing Session. Kegiatan ini diadakan pada Minggu (20/10) di Alifa Creative Space, Jalan Brigjend Katamso No. 454.

YSEALI merupakan suatu program pemerdayaan pemuda hasil kerja sama antara US (Amerika Serikat) dan ASEAN. Program ini pertama kali dicanangkan oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, pada 2013 lalu. YSEALI berfokus pada program-program dalam bidang lingkungan, ekonomi, wirausaha, sumber daya alam dan bahkan bidang kewarganegaraan.

Wujud terima kasih Pioneer Project Medan kepada Desi Lia Putri Saragih dalam kegiatan Leadership Sharing Session pada Minggu (20/10) Fotografer: Frans Dicky Naibaho
Wujud terima kasih Pioneer Project Medan kepada Desi Lia Putri Saragih dalam kegiatan Leadership Sharing Session pada Minggu (20/10)
(Fotografer: Frans Dicky Naibaho)

Kegiatan garapan Pioneer Project Medan ini dibuka pada pukul 10.30 WIB oleh Annisa Luthfia Arman selaku Master of Ceremony (MC) dan dilanjutkan dengan pengenalan singkat mengenai komunitas Pioneer Project Medan oleh Talitha Putri Anisach Lase selaku pendiri komunitas tersebut.

Talitha menjelaskan bahwa Pioneer Project merupakan suatu wadah edukasi dan sosial yang diperuntukkan kepada generasi muda. Selanjutnya, Desi Lia Putri Saragih, delegasi YSEALI 2018 hadir ditengah-tengah peserta untuk memaparkan informasi seputar program-program yang ditawarkan YSEALI.

Salah satu peserta acara YSEALI dan Leadership Sharing Session, Ihsan mengatakan bahwa ia mendapatkan inspirasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Menurut saya acara ini memberi saya banyak inspirasi. Mungkin ke depannya saya juga akan menjadi leader yang menginspirasi,” ungkap Ihsan sambil tertawa.

Acara ini berlangsung dengan lancar hingga akhir kegiatan. Namun, Talitha mengungkapkan bahwa dalam persiapannya, terdapat kendala-kendala yang tidak terelakkan. Seperti perubahan lokasi pelaksanaan yang dilakukan akibat terdapatnya kesalahan komunikasi. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat dari seluruh tim penyelenggara.

Foto bersama seluruh peserta YSEALI and Leadership Sharing Session yang dilaksanakan di Alifa Creative Space (20/10) Fotografer: ALvin Fahriza Habib
Foto bersama seluruh peserta YSEALI and Leadership Sharing Session yang dilaksanakan di Alifa Creative Space (20/10)
(Fotografer: ALvin Fahriza Habib)

“Harapannya mereka (para peserta) bisa mencoba YSEALI pastinya, mereka bisa paham kalau dunia itu tidak sempit. Intinya itu mereka bisa mencapai apa yang mereka ingin dapatkan,” lanjut Talitha saat ditanyai mengenai harapan.

Saat diwawancara oleh Awak Pijar, Desi mengungkapkan bahwa ada satu kalimat yang selalu memotivasinya, “Winners never quit, Quitters never win. Sebuah motivasi ungkapan Vince Lombardi yang selalu saya terapkan hingga saat ini,” tutup Desi.

(Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

IMG_1349

Membangun Kreatifitas Mahasiswa Melalui Business Workshare Project

Ikatan Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis (IMPRODIAS) USU menyelenggarakan kegiatan Business Workshare Project ke-6 pada Rabu (13/11). Acara yang diadakan setiap tahun ini mengusung tema “Creative Preneur” dengan sub tema yaitu “Peran Milenial Pada Era Creative Preneur di Industri 4.0”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *