Home / Hiburan / Buku / Seteru 1 Guru, Kunci Pembuka Sejarah Bangsa
Sumber Foto: google.com
Sumber Foto: google.com

Seteru 1 Guru, Kunci Pembuka Sejarah Bangsa

Intan Sari

Pijar, Medan. Seteru 1 Guru merupakan novel sejarah yang mengisahkan perjalanan hidup tiga orang sahabat yang tinggal serumah yaitu, Soekarno, Musso, dan Kartosoewirjo. Mereka bertiga merupakan salah satu tokoh sentral yang berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Novel ini bercerita tentang interaksi antara seorang guru bangsa, Haji Omaer Said Tjokroaminoto dengan murid-muridnya, Soekarno, Musso, Kartosouwirjo. Bagaimana ia mentransfer ilmu dengan caranya, membimbing, dan menyadarkan tentang penderitaan Indonesia detail dibahas oleh Haris Priyatna.

Kesadaraan yang muncul terlihat saat murid-muridnya mulai diperkenalkan dengan kenyataan Indonesia yang dijajah oleh kaum imperialis. Tjokroaminoto mendengarkan pemikiran-pemikiran kritis yang diajukan Soekarno , kemudian menjawabnya dan memberikan daftar buku-buku yang harus dibacanya. Ia pun kerapkali mengajarkan murid-muridnya untuk tetap berdo’a dalam setiap perjuangannya, menyerahkan, dan selalu mentauhidkan Allah.

Di bawah bimbingan Tjokroaminoto ketiga sahabat ini diberikan porsir didikan yang sama, namun mereka memiliki cara berpikir dan ideologi yang berbeda, untuk menghantarkan Indonesia pada kemerdekaan. Adapun ideologi yang mereka yakini yaitu; Soekarno dengan Nasionalismenya, Musso dengan Komunisme, dan Kartosoewirjo dengan tekadnya untuk membentuk Negara Islam Indonesia.

Sejarah yang dikemas dengan gaya bahasa fiksi ini berhasil membuat pembaca seakan berada pada masa pergerakan Indonesia dahulu. Pembaca dibuat masuk ke dalam cerita yang ditulis melalui ketiga bab yang ada di buku ini. Pada bab pertama yaitu kemelut, novel ini menceritakan tentang perjalanan politik pada zaman pergerakan dan bagaimana ketiga sahabat ini berperan.

Bab kedua yaitu internaat, diceritakan bagaimana  awalnya Soekarno, Musso, dan Kartosoewirjo bertemu dan mondok tempat kos milik Tjkoroaminoto di Surabaya dan seperti apa jalan politik yang mereka tempuh masing-masing  untuk mempertahankan kemerdekaan dan mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat. Bab terakhir yaitu kulminasi, mengungkap bagaimana Muso dan Kartosoewirjo akhirnya masing-masing melakukan pemberontakan melawan pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin oleh teman mereka sendiri, Soekarno.

Menurut saya, bagian ini merupakan bab yang paling menarik. Bagian yang mengisahkan bagaimana Muso dan Kartosewirjo harus lari ke hutan untuk menghindari pasukan TNI yang mencarinya hingga akhirnya Muso ditembak mati dan Kartosoewirjo berhasil ditangkap hidup-hidup. Di bagian ini terungkap juga bagaimana  Soekarno yang saat itu telah menjadi presiden harus bergumul dengan hati dan pikirannya untuk menandatangani surat eksekusi mati bagi Kartosoewirjo, sahabatnya sendiri. Sebagai sebuah novel sejarah, penulis berhasil membuat kisah pergerakan menjadi tulisan yang menarik serta mudah dipahami bagi pembaca milenial. Epik namun tidak membosankan.

So, untuk sobat Pijar yang ingin mengetahui sejarah pembuka bangsa ini, novel ini bisa dijadikan pilihan awal untuk memahami sejarah dengan cara yang menyenangkan.

Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: revistabombea.com

Memories, untuk Seseorang yang Telah Menjadi Kenangan

Maroon 5 kembali meluncurkan lagu terbarunya. Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, kali ini Maroon 5 membawa nuansa yang berbeda. Lagu yang dirilis pada 20 September 2019 dengan durasi 3.16 menit ini berjudul 'Memories'.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *