Home / Berita / Membangun Suasana Kekeluargaan melalui Dies Natalis Autoke ke-19
Fotografer: Azka Fikri
Fotografer: Azka Fikri

Membangun Suasana Kekeluargaan melalui Dies Natalis Autoke ke-19

Lolita Wardah / Azka Fikri

Pijar, Medan. Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Program Studi Sastra Jepang USU kembali menggelar acara Perayaan Dies Natalis pada (13-14/12) di Pelataran Parkir FIB. Acara ini disambut meriah oleh para dosen serta mahasiswa/i dan juga masyarakat umum. Perayaan Dies Natalis ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap setahun sekali.

Dies Natalis Aotake tahun ini mengusung tema “Cahaya Fajar”, dengan sub tema “Mengukir Kembali Mimpi dan Harapan Baru seperti Cahaya Fajar yang Mengawali Pagi”. Maksud tema yang dipilih ialah agar setiap orang dapat menjadi lebih baik lagi dari hari sebelumnya, saat sang fajar tiba.

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun suasana kekeluargaan sesama civitas akademika ataupun masyarakat umum. “Kami ingin merayakan acara kami, tapi juga dengan bagaimana orang umum ikut merayakan dan merasakannya juga. Dan kami membagi waktu antara acara untuk umum dan acara kami sendiri,” tutur Ibnu Raihandi selaku Ketua Panitia Dies Natalis Aotake 2019.

Berbagai perlombaan menarik juga turut ada dalam acara ini, seperti, Cosplay, Japan x Korea Dance Cover, E-Sport, Fotografi, Karaoke, Moji Challenge, Lomba Makan Mie Ayam dan bazar yang tak kalah memeriah. Acara ini turut mengundang Stand Up Comedy dari Putra Siagian selaku Pemilik Mie Ayam Jamur Haji Mahmud.

Suasana kemeriahan Aotake ke-19 di Pelataran Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (13/12)
Suasana kemeriahan Aotake ke-19 di Pelataran Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (13/12). (Fotografer: Azka Fikri).

Tak hanya mahasiswa yang ikut meramaikan acara ini, siswa SMA pun juga turut ikut serta. “Saya harap bila seseorang menyukai anime atau semacamnya dapat lebih terbuka itulah yang sebaiknya dilakukan jika kita menyukai sesuatu,” ungkap Bintang.

Suasana dalam acara ini juga menggambarkan bagaimana budaya Jepang. Seperti halnya, orang yang menggunakan kostum ala karakter dalam film animasi, komik (manga), maupun video games terlihat berkeliling selama acara berlangsung dan juga lagu-lagu yang dilantunkan mengingatkan kembali kepada film yang berasal dari Jepang seperti Doraemon.

Antusias Mahasiswa dari jurusan lain juga terlihat dalam acara ini, seperti Ega salah satu mahasiswa Sastra Batak mengungkapkan, “Acaranya keren dan menghibur sih, dan bazar juga. Dance-nya lucu banget juga menarik perhatian.”

(Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Fotografer: Indah Ramadhanti

Persegi Adakan Workshop Overall Day di Degil House

Persegi bekerja sama dengan Degil House telah mengadakan workshop Overall Day yang diselenggarakan di Degil House tepatnya di Jalan Sei Silau No. 50/54, Minggu (22/12).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *