Home / Olahraga / Mengelola Otot Perut dengan Pilates, Kenapa Tidak?
IMG_1919

Mengelola Otot Perut dengan Pilates, Kenapa Tidak?

Esra Natalia / Erizki Maulida Lubis

Pijar, Medan. Pilates adalah alternatif yang tepat untuk tetap menjaga kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Pilates adalah versi kontemporer dari yoga, dan tidak jauh berbeda. Keduanya sama-sama membawa pemahaman bahwa tubuh dan pikiran adalah dua hal yang berkaitan. Yoga lebih memfokuskan latihan meditasi dan pengelolaan stress, sementara pilates lebih berfokus untuk menempa stamina tubuh.

Dilansir dari laman hellosehat.com, pilates sudah ada sejak awal abad ke-20. Olahraga ini ditemukan oleh seorang ahli fisika asal Jerman, Joseph Hubert Pilates. Joseph mengetahui banyak soal dunia kesehatan karena ayahnya adalah seorang atlet gymnastic dan ibunya adalah seorang ahli naturopati. Tujuan Joseph menciptakan pilates adalah untuk mengembangkan suatu sistem latihan yang menggabungkan pikiran dan kekuatan. Karena menurutnya kesehatan mental dan fisik manusia saling berkaitan.

Senam pilates melibatkan serangkaian gerakan yang lambat, namun tetap terfokus dan disertai dengan pernapasan dalam. “Pilates ini merupakan olahraga yang dapat membuat tubuh bugar dan memperbaiki postur tubuh. Dan hal yang membuat aku suka, ketika saat melakukan gerakan pilates kita dibantu dengan alat bola pilates yang lentur (Gym Ball Gymball) dan pilates stretch,” ujar Grace Hasugian salah satu peserta pilates di Vizta Gym Medan Fair.

Selain memperbaiki postur tubuh, manfaat lain dari pilates adalah dapat menurunkan berat badan jika dilakukan dengan rutin. Dan akan lebih efektif lagi jika dikombinasikan dengan gerakan aerobik. Pilates juga dapat menambah energi karena tubuh menjadi lebih terbiasa bergerak, dan membuat otot menjadi lebih terlatih, sehingga otot tubuh terasa lebih kencang secara keseluruhan. Selanjutnya, pilates dapat meningkatkan keseimbangan karena pada pilates berfokus pada kekuatan otot perut.

“Pilates sendiri dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Dan tidak perlu berlama-lama, cukup luangkan waktu satu jam saja untuk melakukan pilates,” tambah Grace Hasugian. Selain itu, gerakan-gerakan pilates sangat mudah untuk dipelajari bagi para pemula. Jika tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, namun tetap ingin menjaga kesehatan fisik dan mental, maka pilates adalah pilihan yang tepat untuk dicoba.

Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang

 

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: 
https://gamebrott.com/
Area lampiran

Layakkah Esports Disebut Olahraga?

Electronic Sports atau yang lebih kita kenal dengan sebutan esports adalah sebuah istilah untuk kompetisi atau pertandingan video game yang bersifat multiplayer. Artinya, esports dilakoni oleh dua orang atau lebih yang akan bertanding satu sama lain untuk memperebutkan kemenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *