Home / Hiburan / Film / Bertarung Melalui Strategi Berbicara di Film The Negotiation

Bertarung Melalui Strategi Berbicara di Film The Negotiation

Sumber Foto : https://eontalk.com

Cut Tasya Salsabila

Pijar,  Medan. Kim Hyunbin dan Son Hye tentu sudah tidak asing namanya bagi pecinta drama Korea. Mereka populer pada tahun 2019 dalam Crash Landing On You (CLOY) sebagai pasangan pemeran utama. Namun, ternyata sebelum drama itu, kedua bintang ini pernah dipertemukan dalam sebuah film dengan genre yang bertolak belakang, yaitu film The Negotiation.

Sesuai judulnya, film ini menceritakan tentang proses negosiasi yang dilakukan oleh juru runding sekaligus instruktur kepolisian Metro Seoul, Ha Chae Yon yang diperankan oleh Son Ye Jin. Di sini, Ha Chae Yon dengan segala kemampuannya berusaha untuk melakukan suatu negosiasi penting dengan penjahat yang berada di daftar hitam teratas kepolisian Korea, Kim Hyunbin atau dalam film bernama Min Tae Gu.

Bergenre thriller dan kriminal, The Negotiation diawali dengan kegagalan perundingan yang dilakukan Ha Chae Yon dalam sebuah kasus penyanderaan di sebuah rumah hingga menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Merasa bersalah, ia akhirnya mencoba mengundurkan diri dari pekerjaannya. Namun, permintaannya ditolak dengan alasan sang atasan hendak ke luar negeri sehingga ia disuruh untuk mengambil cuti hingga waktu yang ditentukan. Akan tetapi, suatu panggilan dari Komisaris Metro Seoul menganggu waktu cutinya. Ha Chae Yon diminta melakukan negosiasi via video call dengan penjahat kelas atas demi menyelamatkan 2 orang sandera, seorang reporter dan atasannya di kepolisian itu, yang diculik saat berada di Thailand untuk menyelesaikan sebuah misi yang berkaitan dengan kelompok milik Min Tae Gu.

Awalnya, proses negosiasi yang dijalankan tidak memiliki tujuan jelas karena tidak adanya tebusan yang diminta oleh Min Tae Gu. Ia hanya meminta untuk  diberi kesempatan berbicara bersama beberapa orang yang berpengaruh secara bergantian dengan tenggat waktu yang singkat dan ancaman kekerasan hingga pembunuhan terhadap sandera-sandera, jika keinginannya tersebut tidak dipenuhi. Ternyata, pembicaraan-pembicaraan yang dilakukan itu terjadi bukan tanpa maksud. Dari situlah, di balik negosiasi yang terjadi, kebenaran tidak terduga yang disembunyikan mulai terungkap.

Tidak seperti film Korea yang biasanya, film ini sama sekali tidak memiliki adegan romantis. Alurnya berfokus pada tindakan kriminal, proses negosiasi, dan pembongkaran kebenaran yang dikupas secara perlahan di adegan-adegannya. Pembahasan konflik dan pembicaraan yang dilakukan cukup menarik sehingga hampir 2 jam pemutaran film terasa berjalan dengan cepat.

Akting dari para pemeran, baik tokoh utama dan tokoh pendamping, patut diacungi jempol. Son Ye Jin mampu memainkan karakternya secara professional dan penuh emosional. Di sini, kita juga bisa melihat sisi lain dari akting Kim Hyunbin yang biasanya mendapat peran menjadi tokoh protagonis yang baik hati dan ramah, kini beralih menjadi antagonis yang berdarah dingin dan kejam untuk pertama kalinya.

Menurut Kompas.com, Film garapan sutradara Lee Jong Seuk ini tayang pertama kali di Korea Selatan pada bulan September 2018 silam dan turut menjadi pembuka dalam Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2018 sebulan setelah penayangan perdana di negeri asalnya dan diputar secara terbatas selama festival ini sebelum tayang secara umum di Indonesia.

The Negotiation sendiri merupakan film aksi Korea yang menarik namun sayangnya terdapat beberapa adegan yang dipaksakan demi memangkas waktu penayangan sehingga terdapat beberapa celah dan tanda tanya yang masih tertinggal di akhir cerita.

(Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: Youtube Suara Disko

Bisakah “Serenata Jiwa Lara” Membangkitkan Kejayaan City Pop?

Diskoria dengan single keduanya yang berjudul "Serenata Jiwa Lara" sukses menarik perhatian banyak kalangan dengan dibuktikan oleh jumlah penonton yang mencapai lebih dari 3,5 juta sejak perdana tayang pada 17 Maret 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *