Home / Berita / Teater Koma Mempersembahkan Rekaman Pementasan Tanda Cinta

Teater Koma Mempersembahkan Rekaman Pementasan Tanda Cinta

Sumber Foto: Instagram @Indonesiakaya

Talitha Nabilah Ritonga

Pijar, Medan. Setelah menayangkan rekaman pementasan yang diproduksi beberapa pelaku seni, kini tiba saatnya Teater Koma bekerja sama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation mempersembahkan #NontonTeaterDiRumahAja yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Indonesia Kaya dan laman www.indonesiakaya.com. Kali ini, Teater Koma mempersembahkan rekaman pementasan lakon “Tanda Cinta” pada Sabtu dan Minggu (27-28/06) pukul 15.00 WIB.

Rekaman pementasan ini merupakan rekaman pementasan yang diselenggarakan pada 27-29 Juli 2005 di Gedung Kesenian Jakarta. Lakon yang diperankan oleh N Riantiarno dan Ratna Riantiarno digelar secara khusus untuk menyambut hari jadi pernikahan Nano Riantiarno dan Ratna Riantiarni yang ke-27.

Tanda Cinta merupakan sebuah karya N Riantiarno yang mengisahkan pasangan suami istri yang telah lama menjalani kehidupan rumah tangga dan kini memasuki usia senja. “Masih adakah cinta diantara kita?” sebuah pertanyaan yang muncul dari suami untuk istri. Sang istri tidak menjawab pertanyaan tersebut, melainkan pertanyaan itu menimbulkan pertanyaan baru bagi mereka berdua. Bagi Istri, mencinta tidak harus selalu dengan kata-kata, tapi lebih nyata jika berupa tindakan. Sedangkan suami yakin meski tindakan penting, kata-kata jugalah penting.

Salah satu adegan pada lakon Tanda Cinta (Sumber Foto: Teaterkoma.org)
Salah satu adegan pada lakon Tanda Cinta
(Sumber Foto: Teaterkoma.org)

Seperti yang dilansir pada laman Skyegrid Media, N Riantiarno yang juga merupakan sutradara dalam pementasan ini mengatakan bahwasanya pertanyaan ‘Masih adakah cinta diantara kita?’ bisa merupakan pertanyaan yang bersifat personal, tapi bisa juga merupakan pertanyaan laten.

“Pertanyaan itu tak hanya berlaku untuk rumah tangga tapi juga bermasyarakat. Ketika masyarakat saling mencintai, maka tidak akan ada perkelahian, perseteruan, isu sara, korupsi, dan sebagainya. Inilah yang menjadi tugas bersama bagi kita bagaimana untuk terus menumbuhkan cinta kepada sesama manusia,” ujar N. Riantirano.

Dalam perjalanannya, Teater Koma telah memproduksi lebih dari 50 judul pementasan sejak tahun 1977. Dilansir pada lama Skyegrid media Renitasari Adrian selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan bahwasanya Teater Koma merupakan salah satu kelompok seni yang produktif dalam berkarya dan senantiasa menghadirkan lakon-lakon dengan sudut pandang yang unik, seperti Tanda Cinta ini.

“Lakon yang ditulis oleh N. Riantiarno ini menjadi hadiah pernikahan yang tidak biasa. Kesetiaan suami dan istri dalam lakon ini juga dapat menjadi panduan bagi kita untuk senantiasa sabar dalam mendampingi keluarga dan orang-orang terkasih, mudah memaafkan dan berusaha memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Kehangatan di dalam rumah harus selalu terjaga terutama dalam kondisi #dirumahaja seperti akhir-akhir ini,” ungkap Renitasari.

Rekaman pementasan ini berhasil membuat para penonton bernostalgia dengan pementasan Tanda Cinta tahun 2005 silam. Banyak penonton yang terhibur dan memberikan apresiasi serta harapannya meski hanya melalui kolom live chat pada kanal Youtube Indonesia Kaya.

“Semangatnya sangat menginspirasi, semoga selalu diberikan kesehatan untuk Mba Ratna dan Mas Nano serta keluarga, agar terus berkarya,” tulis Nur Hasanah pada kolom live chat.

(Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber Foto: Instagram @amikom_purwokerto

Kiat-Kiat Sukses menjadi Seorang Technopreneur ala Sandiaga Uno

Untuk merayakan Dies Natalis Ke-15, Universitas Amikom Purwokerto mempersembahkan webinar yang mengusung tema “How to Become a Successful Technopreneur” pada Senin, (29/06) pukul 13.00 WIB melalui Zoom dan siaran langsung dari kanal Youtube AMPU TV.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *