Home / Berita / Wajah Baru dalam Pelantikan LPM Dinamika UINSU Periode 2020-2021
Sumber foto: Instagram @lpmdinamika
Sumber foto: Instagram @lpmdinamika

Wajah Baru dalam Pelantikan LPM Dinamika UINSU Periode 2020-2021

Erizki Maulida Lubis

Pijar, Medan. “Ikhlas Berkarya, Cerdas Bersama”, itulah tema yang menjadi acuan pelantikan Serah Terima Jabatan (Sertijab) LPM Dinamika UINSU Periode 2020-2021.

LPM Dinamika memperkenalkan wajah-wajah baru kepengurusan mereka yang akan mengemban amanat kepengurusan dalam satu tahun ke depan. Istimewanya, pelantikan LPM Dinamika UINSU ini sekaligus merayakan ulang tahun LPM mereka yang ke-27 tahun bertepatan pada tanggal 16 Oktober.

16 Oktober, tepatnya pada tahun 1993 Dinamika disahkan menjadi lembaga pers mahasiswa yang memiliki slogan sebagai ciri khas mereka, yaitu ‘Pembawa Makna Meraih Cita’. Slogan tersebut masih terus menjadi tiang untuk mereka dalam mencari serta menyebarluaskan informasi.

Tidak hanya itu, para anggota LPM Dinamika dalam memberikan produk-produk jurnalistiknya juga berlandaskan dari semangat 3B, yaitu berguru, berilmu, dan bermutu. Ketetapan tersebut yang menjadikan mereka terus memberikan informasi bermakna dan membentuk karakter yang kritis.

Pelantikan Sertijab LPM Dinamika dilaksanakan melalui platform Zoom dan live streaming Youtube mulai pukul 08.00-10.00 WIB pada Jumat (16/10). Namun selain pelaksanaannya yang berbasis daring, ada juga yang dilantik secara langsung di waktu yang bersamaan, yaitu para BPH dari LPM Dinamika.

Pelantikannya juga dapat disaksikan saat Zoom sedang berlangsung. Pelantikan ini dihadiri oleh para alumni LPM Dinamika serta beberapa anggota organisasi dan pers mahasiswa baik dalam maupun luar kota Medan.

Pengucapan ikrar jabatan dalam Pelantikan LPM Dinamika UINSU. (Sumber foto: Dokumentasi pribadi)
Pengucapan ikrar jabatan dalam Pelantikan LPM Dinamika UINSU. (Sumber foto: Dokumentasi pribadi)

Dalam pelantikannya, Kurniawan selaku Pemimpin Umum Demisioner menyerahkan tonggak jabatannya kepada Wahyu Nizam sebagai Pemimpin Umum baru periode 2020-2021. Kemudian pemotongan tumpeng sebagai milad dan dilantik oleh Bapak Suyatmo, M. A, selaku pembina LPM Dinamika. Tak hanya oleh pembina, Prof. Dr. Amroeni Drajat, M. Ag selaku Wakil Rektor III UINSU juga ikut serta dalam pelantikan LPM Dinamika untuk membacakan ikrar jabatan.

Saat ini, para mahasiswa dituntut untuk mengikuti organisasi kampus. Hal itu yang akan memperkuat diri mahasiswa dalam menyalurkan minat dan bakat. Banyak organisasi kampus yang bisa kita ikuti, pers mahasiswa salah satunya. “Pers mahasiswa merupakan salah satu organisasi kampus yang dapat digunakan para mahasiswa untuk mengasah kemampuan jurnalistiknya. Pers mahasiswa juga tempat menyebarkan informasi, maka sebarkanlah informasi yang benar serta berjuanglah untuk menyampaikan kebenaran,” ucap Prof. Dr. Amroeni saat memberikan arahan setelah ikrar jabatan.

Pelantikan yang mengangkat tema “Ikhlas Berkarya, Cerdas Bersama” berasal dari pemikiran para anggota yang menyatukan pendapat bahwa mereka yang sering berkarya haruslah ikhlas. “Sesuai dengan kata Kementerian Agama bahwa kita harus ikhlas beramal, maka kami sebagai orang yang berkarya juga harus ikhlas dalam berkarya. Ikhlas dalam artiannya juga mengerjakan secara maksimal dan dilakukan secara bersama,” ungkap Wahyu Nizam selaku Pimum LPM Dinamika yang baru.

Dunia jurnalistik, pers mahasiswa, tulisan, dan berita bukanlah sekadar untuk perang kritik. Tetapi juga bisa sebagai hiburan. Begitulah bagi mereka dan pada pelantikan periode ini. LPM Dinamika sukses mengeluarkan Majalah Dinamika edisi 53, Tabloid khusus Desember, serta peluncuran buku mengenai kesehatan mental.

(Editor: Widya Tri Utami)

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Sumber foto: Elshinta.com

Peran Dokter di Masa Pandemi dalam Peringatan Hari Dokter Indonesia

Setiap tahun, tepatnya pada tanggal 24 Oktober diperingati sebagai ‘Hari Dokter Indonesia’. Hari besar ini diadakan dengan maksud untuk mengingat jasa para dokter kepada masyarakat luas dan juga individu. Di masa pandemi ini, kita harus bersyukur dan berterima kasih kepada para dokter yang saat ini menjadi garda terdepan dalam menghadapi Covid-19. Dengan tekad dan jasa mereka, masyarakat Indonesia yang terkena Covid-19 pun banyak yang tertolong.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *