Jumat, 28 Juli 2017
Home / Opini

Opini

Kemana pantun bersembunyi ?

Seiring dengan perkembangan sastra di indonesia. Pantun sendiri seperti diasingkan di antara puisi, cerpen, dan novel. Padahal pantun sendiri memiliki daya tarik dibandingkan dengan puisi dan cerpen.

Read More »

Potensi Durian untuk Pasar Sumatera Utara

Sumber : http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/16/1456244-berburu-durian-medan-620X310.jpg

Pijar, Medan. Durian sudah dikenal dengan rasanya yang nikmat. Buah ini juga disebut rajanya buah karena citarasanya yang tidak terkalahkan tersebut. Namun, kulitnya yang tajam seakan memberi arti untuk para penikmat agar berpeluh terlebih dahulu untuk menikmatinya. Setelah mampu menyelesaikan rintangan yang cukup rumit, akhirnya penikmat mampu untuk menikmati kelembutan, …

Read More »

Parlemen Dunia Maya

cyber

Beberapa waktu lalu mata dunia tersorot habis pada fenomena Arab Spring. Indonesia juga mengalami gejala-gejala sosial politik yang sama di dalam negeri, meski dalam tingkat yang relatif stabil dalam proses mengkritisi pemerintah.

Read More »

T-O-P-E-N-G

topeng

OLEH IQBAL DAMANIK [penulis adalah mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU] Pada zaman Paleolitikum (± 30.000 tahun yang lalu), di dinding gua Trois Freses di sebelah selatan Perancis terdapat lukisan manusia berpakaian kulit binatang dan memakai topeng sedang menari, menyanyi dan memainkan instrumen. Begitulah topeng bersamai manusia, bahkan hingga mati …

Read More »

Menonton Pendidikan Nasional

Menonton Pendidikan Nasional

Pendidikan Indonesia sepertinya tidak keluar-keluar dari fase galau dan lebay, sebab bingung mau menyebut apa lagi. Rasanya negara ini tidak kekurangan praktisi pendidikan dan para profesor yang bisa memberi jalan keluar untuk perbaikan pendidikan. Ujian Nasional (UN) tiap tahun menjadi biang keresahan yang mampu membuat kita deg-degan. Kita mau ketinggalan berapa zaman lagi dari negara lain?

Read More »

Advokasi Tekan Jumlah Anak Jalanan

Seorang anak jalanan tertidur di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/2).

Dia bilang begini, “Kalau anak jalanan jangan pernah cobalah. Payah, aku kapoklah, mereka cuma mau memanfaatkan kita aja. Banyak menipunya. Aku pokoknya mau bantu siapa aja yang butuh, tapi kalau anak jalanan, aku lebih baik nggak bantu.”

Read More »

Binatang Anarkisme

Binatang Anarkisme

Demonstrasi telah usai, yang tertinggal hanyalah rentetan polemik baru. Panggung politik kita riuh dengan tulisan yang bersegel pasal tempat segala titah dapat terlaksana atau tidak untuk diributkan kembali, sebagai panggung baru politisi gedung bundar untuk memerankan siapa yang lebih merakyat dan siapa yang tidak merakyat.

Read More »