Home / Berita / Memaknai Persamaan di Tengah Perbedaan
DSC_0288

Memaknai Persamaan di Tengah Perbedaan

Alfi Rahmat Faisal

Pijar, Medan. Menyambut Hari Perdamaian se-Dunia yang jatuh pada 21 September, anak muda yang tergabung dalam Youth Interface Peacemaker Community (YIPC) mengadakan aksi longmarch pengumpulan tanda tangan sambil membagikan stiker gratis. Aksi ini sebagai bentuk kampanye menyambut hari perdamaian internasional di Lapangan Merdeka pada Minggu (21/9).

Acara yang bertajuk Peace For Indonesia ini bekerja sama dengan beberapa UKM Universitas yang ada di Medan seperti GMKI, UKMKK, KAMMI, Persma PIJAR dan lainnya.  Acara ini diselenggarakan di beberapa titik dengan titik utama Lapangan Merdeka. Selain pengumpulan tanda tangan ada pula aksi donor darah yang akan disumbangkan untuk PMI.

“Tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk mengkampanyekan perdamaian sebagai bentuk awareness terhadap tentang nilai-nilai perdamaian di tengah-tengah ke perbedaan masyarakat,” ungkap Afni salah satu panitia, saat ditanya tujuan kegiatan. Selain itu Afni juga mengungkapkan dengan diselengarakan kegiatan ini, diharapkan masyarakat akan lebih sadar akan keberagamannya dan siap menjaga perdamaian. “Kami berkumpul disini dari latar belakang agama, ras, suku dan etnis yang berbeda dengan tujuan sama ingin melihat dunia lebih baik tanpa kekerasan dan permusuhan,” tutupnya.

Salah seorang JKT48 fansclub Medan memberikan tanda tangannya sebagai bentuk dukungan (21/9)
Foto : Alfi Rahmad Faisal

Antusiasme masayarakat untuk kegiatan ini cukup bagus. Terbukti dari partisipasi masyarakat dalam memberikan tanda tangan. Ada hal menarik di tengah-tengah kegiatan, dimana sekumpulan remaja yang tergabung dalam JKT48 fansclub Medan beramai-ramai memberikan tanda tangannya sebagai bentuk dukungan. “Kegiatan ini cukup positif, sebagai upaya mengingatkan orang-orang agar tidak ada lagi permusuhan karena berbeda ras, suku dan agama di kalangan umat beragama di dunia. Karena di mata tuhan kita itu sama Tuhan,” ungkap Baginda salah satu partisipan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan YIPC yang sudah diselenggarakan dua tahun terakhir. Selain di Medan, kegiatan ini juga diselenggarakan di bebeapa kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Regional Medan sendiri menargetkan 1000 tanda tangan. YIPC sendiri meupakan komunitas diskusi Islam-Nasrani, yang mengkampanyekan perdamaian sebagai upaya untuk mencegah konflik antar umat beragama.

About Media Pijar

Media Pijar: Pers Mahasiswa - Pelita Insan Terpelajar - Laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Silahkan Lihat Artikel ini juga !

Fotografer: Mhd Abdul Fattah

Peringati Hari Literasi Internasional, GenBI lakukan Pojok Literasi

08 September 2019 adalah peringatan Hari Literasi Internasional yang ditetapkan oleh UNESCO di tahun 1965 lalu. Peringatan literasi ini berlatar belakang melalui Hari Aksara di mana manusia mulai mengenal dan melek huruf. Namun saat ini dirasa sudah berkurang manusia yang tidak tahu akan huruf, sehingga lebih tepatnya kepada bagaimana tingkat minat membaca manusia pada saat sekarang ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *